Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Singkil

Musim Pasang Besar, Saatnya Berburu Kepiting di Danau Anak Laut Aceh Singkil

Musim pasang besar ternyata membawa berkah bagi warga di sekitar Danau Anak Laut di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Dede Rosadi
KEPITING BAKAU - Warga menimbang kepiting yang ditangkap di kawasan Danau Anak Laut, di Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (9/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Musim pasang besar di Danau Anak Laut, Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil, menjadi pertanda datangnya musim kepiting bakau yang membawa berkah bagi warga sekitar.
  • Saat air laut pasang, kepiting keluar dari sarang di kawasan mangrove, sehingga mudah ditangkap. 
  • Aceh Singkil memiliki empat kecamatan penghasil kepiting bakau, terutama Singkil Utara, Pulau Banyak, dan Pulau Banyak Barat, dengan habitat utama di kawasan bakau dan rawa pesisir.
 

Laporan Wartawan Serambinews.com Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Musim pasang besar ternyata membawa berkah bagi warga di sekitar Danau Anak Laut di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil

Lantaran saat musim pasang besar air laut, pertanda sedang musim kepiting bakau. 

Kepiting bakau merupakan habitat alami kawasan hutan mangrove yang memagari Danau Anak Laut

Saat musim pasang besar, kepiting biasanya ke luar dari sarangnya. Sehingga para pencari kepiting cukup bermodal senter pemantik api sambil jalan kaki di pinggir danau Anak Laut, pada malam hari. 

"Sedang pasang besar, makanya musim kepiting," kata Afdal warga yang tinggal di pinggir Danau Anak Laut, Jumat (9/1/2026).

Perburuan dengan jalan kaki di pinggir Danau Anak Laut, biasanya dilakukan warga lokal yang hanya menuntaskan selera untuk konsumsi kepiting dengan menangkapnya sendiri. 

Baca juga: Resmi Berlaku Mulai Januari, Ini Daftar UMP 2026 di Seluruh Indonesia Dari Tertinggi ke Terendah

Sementara bagi warga yang berprofesi sebagai pencari kepiting biasanya memasang alat perangkap khusus. 

Alat perangkap itu ditebar di sekitar pinggir danau Anak Laut, dengan umpan ikan. 

Perangkap biasanya dipasang pada sore hari. Setelah dibiarkan semalaman esoknya baru diangkat. 

"Kalau ini ditangkap pakai perangkap," kata seorang perempuan saat menjual kepiting hasil tangkapannya. 

Di Kabupaten Aceh Singkil, setidaknya ada empat kecamatan penghasil kepiting bakau. 

Tiga di antaranya di Kecamatan Singkil Utara, Pulau Banyak, dan Kecamatan Pulau Banyak Barat. 

Baca juga: Payudara Terasa Penuh dan Nyeri di Awal Kehamilan, Apakah Normal? Ini Penjelasan dr Boyke

Kepiting tersebut ditangkap di sekitar tanaman bakau yang tumbuh subur dekat laut dan kawasan rawa. (*)

Baca juga: Wow! Harga Kepiting di Aceh Singkil Tembus Rp 180 Ribu Ukuran 2 Ekor/Kg 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved