Aceh Timur
Tawa Anak-Anak Kembali Menggema di Aceh Timur
Gelak tawa mereka menjadi penanda bahwa semangat kecil itu mulai pulih, meski rumah dan lingkungan sekitar masih dalam tahap
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nur Nihayati
Medco E&P Malaka Gelar Trauma Healing Pascaban
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Senyum dan tawa riang kembali terdengar di Desa Tanjong Tok Blang, Kecamatan Julok, Aceh Timur.
Setelah banjir besar melanda wilayah mereka, anak-anak yang sempat diliputi rasa takut kini perlahan menemukan kembali keceriaan melalui kegiatan trauma healing yang digelar PT Medco E&P Malaka, Senin (12/1/2026).
Suasana yang sebelumnya muram berubah hangat. Anak-anak diajak bernyanyi, bermain bersama, hingga mengikuti kuis edukatif.
Gelak tawa mereka menjadi penanda bahwa semangat kecil itu mulai pulih, meski rumah dan lingkungan sekitar masih dalam tahap pembersihan pascabanjir.
Program ini menghadirkan tim khusus yang terdiri dari tenaga pendidik, dokter spesialis kejiwaan, serta komunitas Rumah Ibu dan Anak binaan Medco E&P.
Pendekatan yang ramah dan penuh kasih membuat anak-anak merasa aman, seolah beban yang mereka pikul perlahan terangkat.
Sekretaris Desa Tanjong Tok Blang, Ibnu Hajar, mengungkapkan rasa syukur atas kegiatan tersebut.
“Anak-anak kami butuh merasa ceria kembali setelah melewati masa sulit. Kehadiran Medco E&P sangat berarti bagi pemulihan mental mereka,” ujarnya.
Pascabencana banjir yang merendam sejumlah wilayah di Aceh, pemulihan mental bagi kelompok rentan menjadi prioritas utama.
Menanggapi hal tersebut, PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bergerak cepat menggelar program trauma healing bagi anak terdampak di Kabupaten Aceh Timur, Senin (12/1/2026).
Salah satu aksi kemanusiaan ini berpusat di Desa Tanjong Tok Blang, Kecamatan Julok.
Perusahaan migas pengelola Blok A tersebut berupaya menghapus sisa trauma akibat bencana melalui pendekatan yang hangat dan edukatif.
Dalam kegiatan ini, suasana haru pascabanjir berganti menjadi tawa.
Anak-anak diajak terlibat dalam berbagai aktivitas rekreatif seperti bernyanyi, permainan kelompok, dan kuis edukatif.
Program ini dirancang khusus untuk mengembalikan rasa aman dan semangat anak-anak yang sempat terganggu akibat luapan air yang melanda pemukiman mereka.
Dalam kegiatan ini, Medco E&P menurunkan tim ahli untuk memastikan pemulihan berjalan efektif.
Kolaborasi ini melibatkan:
1. Tim Rumah Ibu dan Anak Pemberdayaan binaan Medco E&P.
2. Dokter Spesialis Kejiwaan
3. Tenaga Pendidik (Guru Anak) yang berpengalaman.
Sekretaris Desa Tanjong Tok Blang, Ibnu Hajar, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif tersebut.
Menurutnya, pendampingan psikologis sangat dibutuhkan di saat masyarakat fokus pada pembersihan fisik rumah.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian Medco E&P. Kegiatan trauma healing ini sangat membantu memulihkan mental dan semangat anak-anak kami.
Mereka butuh merasa ceria kembali setelah melewati masa-masa sulit saat banjir," ujar Ibnu Hajar.
Senior Manager Communications Medco E&P Leony Lervyn mengatakan, aksi penanganan trauma healing ini merupakan rangkaian dari komitmen panjang Medco E&P dalam penanggulangan bencana.
Sebelumnya, jelas Leony, perusahaan telah menyalurkan bantuan logistik secara masif ke berbagai titik terdampak, mulai dari Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, hingga Bener Meriah.
“Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dapur umum, logistik darurat, serta dukungan fasilitas di posko-posko pengungsian.
Melalui program ini, PT Medco E & P Malaka menegaskan perannya bukan sekadar perusahaan operasional untuk memenuhi kebutuhan gas domestik saja, melainkan mitra masyarakat yang hadir di masa sulit, khususnya dalam melindungi masa depan anak-anak Aceh,’’ ungkapnya.
| Nek Ramlah di Aceh Timur Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai, Setelah Lima Jam Pergi dari Rumah |
|
|---|
| Dua Dekade JKA, Keuchik di Aceh Timur Desak Hentikan Subsidi Kesehatan untuk Orang Kaya |
|
|---|
| Haji Uma Soroti Dugaan Perampasan Fasilitas Umum hingga Makam Oleh Perusahaan di Aceh Timur |
|
|---|
| Jelang Lebaran Idul Fitri, 2.326 Jiwa Korban Banjir Aceh Timur Masih Tempati Tenda Pengungsian |
|
|---|
| Angka Kecelakaan di Aceh Timur Capai 426 Kejadian Sepanjang 2025, 78 orang Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Trauma-healing-1301.jpg)