Senin, 25 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Aksi Kejar-kejaran Berujung Maut, Pengendara Tewas Terpental ke Pohon

"Pengemudi Sepmor Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon," Kombes Andi Kirana

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO
ANDI KIRANA - Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana SIK MH. 
Ringkasan Berita:
  • Pengemudi Sepmor Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon
  • Peristiwa itu terjadi malam kemarin pukul 22.00 WIB. Kala itu, sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi dan Honda Scoopy BL 6546 AAT
  • Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama, karena satu pelanggaran dapat berujung pada penyesalan seumur hidup

"Pengemudi Sepmor Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon," Kombes Andi Kirana, Kapolresta Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aksi kejar-kejaran dua pengendara sepeda motor (Sepmor) pada Minggu (18/1/2026) malam berujung maut, satu orang meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Jalan Prof Mr Mohd Hasan, Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

RW (27), pemuda asal Gampong Lamcot, Aceh Besar menghembuskan nafas terakhir dalam penanganan medis. Ia kehilangan kendali saat saling kejar-kejaran, sehingga menabrak trotoar.

Peristiwa itu terjadi malam kemarin pukul 22.00 WIB. Kala itu, sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi dan Honda Scoopy BL 6546 AAT, melaju kencang dari arah Simpang AMD menuju ke Simpang Surabaya.

Saat kedua kendaraan itu berpepetan, pengendara Vario diduga menendang motor Scoopy, hingga keduanya terjatuh. Saat itu, pengendara Vario ikut terpental ke atas pohon. "Pengemudi Sepmor Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon," ungkap Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas, Iptu Erfan Gustiar, Senin (19/1/2026).

Bahkan, sepmor Vario yang sudah hilang kendala ikut menghantam sepeda Honda Scoopy yang terparkir di dekat lokasi kecelakaan tersebut. Sepmor Scoopy milik IB (45) warga Gampong Lamsiteh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar pun mengalami kerusakan.

Setelah kejadian itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun RW tak dapat tertolong, ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pertamedika Banda Aceh.

"Satu orang meninggal di Rumah Sakit Pertamedika Banda Aceh, dua orang luka ringan," jelas Iptu Erfan.

Sementara pengendara Scoopy yang terlibat kejar-kejaran, MH (24), mahasiswa asal Asahan, Sumatera Utara, mengalami luka-luka dan kini dirawat di rumah sakit.

Personel Satlantas Polresta Banda Aceh telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi. Situasi lalu lintas di lokasi kejadian sempat terganggu, namun berhasil dikendalikan setelah petugas tiba di tempat. 

Kasi Humas Polresta Banda Aceh itu mengingatkan masyarakat, untuk selalu bersama-sama meningkatkan kepedulian dan disiplin dalam berlalu lintas, patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, dan saling menghargai di jalan. "Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama, karena satu pelanggaran dapat berujung pada penyesalan seumur hidup," pungkasnya.(rn)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved