Berita Banda Aceh
Pimpinan DPRK Dukung Beasiswa Kurang Mampu Jadi Program Prioritas Pemko Banda Aceh Tahun 2026
Pemko Banda Aceh menetapkan beasiswa bagi siswa kurang mampu sebagai program prioritas daerah tahun 2026.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Pemko Banda Aceh menetapkan beasiswa bagi siswa kurang mampu sebagai program prioritas daerah tahun 2026.
- Wakil Ketua DPRK Musriadi Aswad mendukung kebijakan ini sebagai langkah strategis menjamin akses pendidikan merata.
- Program beasiswa diintegrasikan dengan DTSEN agar tepat sasaran, membantu keluarga miskin, dan menekan angka putus sekolah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menjadikan bantuan beasiswa bagi siswa dan siswi kurang mampu sebagai program prioritas daerah tahun 2026.
Program tersebut diperuntukkan bagi warga Kota Banda Aceh yang menempuh pendidikan pada jenjang SD/MI dan SMP/MTsN.
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad mengapresiasi dan mendukung kebijakan Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal tersebut.
Ia menilai, kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menjamin akses pendidikan yang adil dan merata, sekaligus sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap keluarga kurang mampu.
“Masuknya program beasiswa bagi siswa kurang mampu sebagai prioritas daerah tahun 2026 patut kita apresiasi,” katanya.
“Program ini sangat membantu masyarakat dan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Banda Aceh,” ujar Musriadi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP untuk Tahun 2026
DPRK Banda Aceh, lanjut Musriadi, berkomitmen mengawal pelaksanaan program beasiswa agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa yang berhak menerima.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap seluruh penerima bantuan beasiswa terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama.
“Integrasi penerima beasiswa dengan DTSEN sangat penting agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegas Musriadi.
“Dengan data yang terintegrasi, pemerintah dapat memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan siswa miskin berprestasi,” ujarnya.
Sebagai informasi, beasiswa yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan program bantuan pendidikan yang menggunakan basis data tunggal nasional untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran penerima bantuan.
DTSEN mengintegrasikan data sosial dan ekonomi dari berbagai lembaga, sehingga meminimalkan tumpang tindih data serta meningkatkan efektivitas kebijakan bantuan pendidikan.
Baca juga: Kesbangpol Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sinergikan Program Prioritas dengan Daerah
Program beasiswa prioritas daerah tahun 2026 tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga, menekan angka putus sekolah, serta mendorong lahirnya generasi Banda Aceh yang cerdas dan berdaya saing.(*)
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi
beasiswa kurang mampu
Program Prioritas
Pemko Banda Aceh
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Muhammad Ridho Siswa SMAN Mosa, Sukses Emban Tugas Nasional, Komandan Paskibraka Hari Pancasila |
|
|---|
| PoD Mubadala Masih Tertahan, Terkait Sengkarut Gas Blok Andaman |
|
|---|
| BBPOM Bina Pedagang Jamu Gerobak, Temukan Produk tanpa Izin Edar |
|
|---|
| Satgas SAR Pidie Kirim 8 Personel , Cari Pendaki yang Hilang di Gunung Seulawah |
|
|---|
| Kementerian PU Data Huntara Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRK-Banda-Aceh-Dr-Musriadi.jpg)