Selasa, 21 April 2026

Berita Pidie

Petani Pidie Mengeluh, Kesulitan Pupuk, Dewan Soroti

Menurutnya, persoalan pupuk tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah rutin tahunan. Jika tidak segera ditangani,

Editor: Nur Nihayati
IST
Anggota DPRK Pidie, Sulaiman ST 

 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sejumlah petani di Pidie kian resah karena kesulitan mendapatkan pupuk di saat padi baru ditanam.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi II DPRK Pidie dari Partai Aceh, Sulaiman alias Pak Salam. Ia menilai petani Pidie menjadi pihak paling dirugikan akibat kacaunya tata kelola pupuk di lapangan.

“Sangat disayangkan nasib petani dirugikan. Petani jangan terus dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Mereka sudah siap tanam, tetapi pupuk tidak tersedia. Ini sangat menyulitkan,” ujar Sulaiman, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, persoalan pupuk tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah rutin tahunan. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa berujung pada gagal tanam dan penurunan produksi pangan daerah.

Anggota Dewan asal Kecamatan Tiro ini mendesak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie agar segera turun tangan secara serius, sekaligus membuka secara transparan di mana titik persoalan sebenarnya terjadi.

Ia menambahkan, kelangkaan pupuk menyangkut langsung hajat hidup petani Pidie, sehingga perlu melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pihak produsen pupuk

Selain itu, Sulaiman juga meminta agar adanya tim khusus dari pemerintah dan juga penyedia pupuk untuk mengawasi penyaluran  pupuk sampai ke petani.

Mengeluh

Sejumlah petani di wilayah Pidie melaporkan kelangkaan pupuk terjadi di saat musim tanam. "Kami harap pemerintah bisa segera menyikapi masalah ini.

Apalagi masyarakat baru saja dilanda musibah banjir kini menghadapi masalah baru kesulitan mendapatkan pupuk," ujar Muhamamd Ramadhan seorang petani di Pidie. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved