Banjir Landa Aceh
Warga Terpaksa Naik Getek, Camat di Bireuen Harap Jembatan Ulee Jalan Segera Dibangun Baru
"Guna melancarkan kembali akses penyeberangan dan perekonomian masyarakat, kami mengharapkan kepada pemerintah mempercepat membangun jembatan...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dalam musibah banjir bandang, jembatan rangka baja Ulee Jalan – Suak, Peusangan Selatan, Bireuen putus total,
Jembatan itu hanya menyisakan sekitar 30 meter di kawasan desa Ulee Jalan, sedangkan lainnya ambruk ke sungai.
Sejak jembatan putus, masyarakat menggunakan perahu ketek atau sejenis rakit ditarik dengan tali
seling.
Jalur penyeberangan tersebut telah menelan korban jiwa beberapa waktu lalu, dimana saat penyeberangan dihantam air, rakit terbalik dan seorang meninggal dunia.
Membuka dan melancarkan kembali akses jalan bagi masyarakat, pada jembatan rangka baja di Gampong Ulee
Jalan, diharapkan dapat segera dibangun jembatan pengganti.
Harapan tersebut disampaikan Camat Peusangan Selatan, Saifuddin dan juga Keuchik Suak, Muhammad Wali kepada Serambinews.com, Kamis (22/1/2026) saat mengunjungi kawasan tersebut melihat kondisi terkini jembatan itu.
Baca juga: Korban Banjir di Aceh Tamiang Resah, Rumah yang Sudah Diperbaiki Mandiri Terancam tak Dapat Bantuan
Camat mengatakan jembatan itu merupakan akses penyeberangan utama menghubungkan ke enam gampong di seberang yaitu, Suak, Darul Aman, Tanjong Beuridi, Blang Mane, Darussalam dan Pulo Harapan.
Setelah jembatan itu putus, saat ini untuk menyeberang sungai sejak beberapa waktu terakhir masyarakat harus menumpang sarana alternatif yaitu, perahu getek di tepi kanan kiri aliran sungai.
"Guna melancarkan kembali akses penyeberangan dan perekonomian masyarakat, kami mengharapkan kepada pemerintah mempercepat membangun jembatan baru Ulee Jalan," ujar camat.
Keuchik Suak Muhammad Wali menambahkan, untuk membuka akses penyeberangan diharapkan pemerintah dapat segera membangun jembatan.
Selain itu, pihaknya juga mengharapkan kepada pemerintah membangun jembatan gantung di Dusun Pante Pocut untuk sarana penyeberangan warga Suak menuju perkebunan karena jembatan gantung
yang sudah ada telah putus diterjang banjir bandang.
"Kami juga mengatakan pemerintah untuk segera membangun pengaman tebing sungai, agar tanah tebing tidak terus longsor, sekaligus penurunan aliran sungai," harap Keuchik Suak.
Ebtadi, salah seorang warga Kecamatan Peusangan Selatan juga mengharapkan kepada pemerintah untuk mempercepat pembangunan kembali jembatan rangka baja Ulee Jalan-Suak yang putus ekses bencana itu.
Sehingga bisa membuka akses lintas masyarakat dan anak-anak menuju sekolah.
Warga mengharapkan, ada kebijakan dari pemerintah untuk dapat membantu gratiskan biaya khusus bagi anak-anak saat pergi dan pulang sekolah menyeberangi sungai naik perahu getek. (*)
Baca juga: Menteri PU Naik Gerobak Seling Lihat Kerusakan di Salah Sirong Jaya-Bireuen
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
| Data Pascabencana 100 Persen Sinkron Aceh Tengah Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/camat-Peusangan-Selatan-Saifuddin-Kamis-2212026-berada-di-sisa-jembatan-Ulee-Jalan.jpg)