Prakiraan Cuaca

Aceh Singkil Diselimuti Awan, Gelombang Capai 2,4 Meter

Rendahnya suhu pada pagi hari yaitu 23 ⁰C membuat cuaca terasa sejuk. Sebaliknya memasuki tengah hari terasa gerah dengan suhu 32 derajat

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
BUNDARAN BANK ACEH - Bundaran Bank Aceh pintu masuk pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, di Pulo Sarok, Singkil, Jumat (23/1/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sebelas  kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Singkil, diprediksi berawan, Jumat (23/1/2026). 

Masing-masing Kecamatan Simpang Kanan, Gunung Meriah dan Kecamatan Suro Makmur. 

Lalu Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak.

Berikutnya Kecamatan Danau Paris,  Singkohor, Pulau Banyak Barat dan Kecamatan Kota Baharu. 

Dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata di kabupaten dengan slogan Sekata Sepakat itu 23 sampai 32 derajat Celcius (⁰C). 

Dengan kelembapan udara antara 53 persen sampai 95 persen. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca 23 Januari 2026, Lima Kecamatan di Subulussalam Berawan

Rendahnya suhu pada pagi hari yaitu 23 ⁰C membuat cuaca terasa sejuk. Sebaliknya memasuki tengah hari terasa gerah dengan suhu 32 derajat dan kelembapan 95 persen.

Oleh karena itu pada siang hari jaga sirkulasi udara di ruangan untuk mengurangi gerah pada tengah hari.  

Cuaca maritim atau perairan Aceh Singkil, sama dengan wilayah daratan berawan.

Suhu 27 ⁰C dan kelembapan relatif 74 persen. Angin berhembus dari Barat Laut dengan kecepatan 5 knot dan arus ke Barat 40 centimeter per detik.

Gelombang diprediksi 2,4 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori sedang. 

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved