Berita Aceh Besar
Warga Pulo Aceh Mulai Input Usulan Program Pembangunan di Musrenbang
Warga Pulo Aceh mulai menginput usulan pembangunan melalui SIPD untuk dibahas di Musrenbang.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Warga Pulo Aceh mulai menginput usulan pembangunan melalui SIPD untuk dibahas di Musrenbang.
- Usulan mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi dengan partisipasi aktif masyarakat.
- Bappeda Aceh Besar menegaskan keterlibatan warga penting agar pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Masyarakat Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar mulai melajukan penginputan usulan pembangunan melalui SIPD untuk disampaikan pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Sabtu (24/1/2026).
Dalam penginputan tersebut, mereka mengusulkan sejumlah program strategis seperti di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Proses penginputan usulan program pembangunan berlangsung partisipatif dengan melibatkan aparatur gampong, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan perempuan.
Warga secara aktif menyampaikan kebutuhan prioritas yang diharapkan dapat diakomodasi dalam rencana pembangunan daerah tahun mendatang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rahmawati, SPd, MSi mengatakan, keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Pulo Aceh yang aktif menginput usulan Musrenbang,” ujar Rahmawati.
Baca juga: Desa Keude Matang Glumpang Dua Gelar Musrenbang, Prioritas Pembangunan dan Sinergi Pemerintah
“Ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan pembangunan yang dimulai dari bawah,” katanya.
Diterangkan Kepala Bappeda, seluruh usulan yang telah diinput akan diverifikasi dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
Usulan yang dinilai strategis dan mendesak akan menjadi perhatian utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat,” terang dia.
“Kami berkomitmen agar usulan yang masuk benar-benar dikaji dan diperjuangkan sesuai skala prioritas,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar berharap partisipasi aktif masyarakat Pulo Aceh dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi kecamatan lain.
Baca juga: Nagan Raya Gelar Musrenbang Perempuan dan Anak, Dibuka Ketua PKK Cut Inda
"Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di wilayah kepulauan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih merata dan berkeadilan," pungkasnya.(*)
| Satresnarkoba Polres Aceh Besar Musnahkan Ladang Ganja di Luthu, Satu Orang Ditangkap |
|
|---|
| Staf Klinik Lanud SIM Laksanakan Medical Check Up Relawan SPPG |
|
|---|
| Pembentukan Kecamatan Seulawah Agam Menuju Kenyataan, Mekar dari Seulimuem |
|
|---|
| Produk Ecoprint Milik UMKM Aceh Besar Diminati Turis Mancanegara |
|
|---|
| Fokus Benahi Tata Ruang, PKL Berjualan di Badan Jalan Pasar Induk Lambaro akan Ditertibkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/musrenbang-di-Pulo-Aceh.jpg)