Berita Aceh Barat
Karhutla di Aceh Barat Meluas hingga 19 Hektare di Enam Kecamatan
Akibat kebakaran, vegetasi tanaman rusak dan asap mengganggu pernapasan warga. Bahkan, SD Suak Raya terpaksa diliburkan sementara.
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas.
- Hingga Minggu (25/1/2026) pukul 22.00 WIB, total luas lahan terbakar tercatat mencapai 19 hektare, menurut Pusdalops BPBD setempat.
- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kebakaran terjadi di enam kecamatan, yaitu Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meurubo, Pante Ceureumen, dan Bubon.
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas.
Hingga Minggu (25/1/2026) pukul 22.00 WIB, total luas lahan terbakar tercatat mencapai 19 hektare, menurut Pusdalops BPBD setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kebakaran terjadi di enam kecamatan, yaitu Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meurubo, Pante Ceureumen, dan Bubon.
“Kondisi terkini penanganan masih dalam tahap pengendalian,” ujar Ronald, Senin (26/1/2026).
Rincian lahan terbakar antara lain Desa Suak Raya (7,5 hektare), Ujong Beurasok (4,5 hektare), Suak Nie (3 hektare), Aron Baroh (0,5 hektare), Alue Peunyareng (1 hektare), Ujong Tanoh Darat (0,5 hektare), Peulante (1 hektare), dan Blang Luah (1 hektare).
Dari total 19 hektare, yang berhasil ditangani baru 14 hektare, termasuk di Desa Suak Raya (5 hektare) dan Ujong Beurasok (4 hektare).
Baca juga: Karhutla Landa Bakongan, Pemadaman Terkendala Keterbatasan Sumber Air
Akibat kebakaran, vegetasi tanaman rusak dan asap mengganggu pernapasan warga. Bahkan, SD Suak Raya terpaksa diliburkan sementara.
Ronald menambahkan, penanganan di lapangan terkendala angin kencang dan minimnya sumber air.
“Karena tidak terjangkau mesin pompa, tim kami bahkan terpaksa menyiram api dengan sepatu boot,” katanya.
Saat ini, upaya pemadaman fokus di Desa Suak Raya dan Suak Nie untuk menghentikan penjalaran api ke permukiman dan jalan raya.
Tim Pusdalops juga memantau titik-titik kebakaran di Desa Manyeng, Pante Ceureumen. Menurut Ronald, lahan di sana berupa tanah mineral, bukan gambut.
BPBD Aceh Barat terus melakukan pengendalian dan pemadaman, dengan harapan kebakaran segera dapat dikendalikan tanpa menimbulkan korban.(*)
Baca juga: Iran Tingkatkan Status Siaga, Pasang Mural Ancaman terhadap Armada Militer AS di Timur Tengah
Baca juga: Medco E&P Malaka Pulihkan Akses Mobilitas 31 Desa Pascabanjir di Aceh Timur
Sumber: Kompas.com
| Bulog Meulaboh Serap Gabah Petani 14.800 Ton, Target Tampung 21 Ribu Ton |
|
|---|
| Huntara di Jambak Masih Proses Dialiri Air Bersih, Bukti Dampak Parah Banjir Bandang di Aceh Barat |
|
|---|
| Aceh Barat Tak Masuk Prioritas Dana TKD, BPBD: Pemerintah Pusat dan Aceh Tahu Dampak Bencana |
|
|---|
| BPBD Ungkap Tiga Titik Kerusakan Parah Akibat Banjir Bandang di Aceh Barat |
|
|---|
| Bulog Meulaboh Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Migor untuk 89.260 KK di Empat Kabupaten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-dan-lahan-karhutla-di-Kabupaten-Aceh-Barat-250126.jpg)