Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Usai Lama Tutup, Jembatan Peureulak Aceh Timur Rampung & Kembali Beroperasi

Setelah sekian lama ditutup karena rusak, kini jembatan Peureulak, akhirnya resmi kembali beroperasi usai diperbaiki dan diresmikan oleh Bupati Aceh

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
RESMIKAN JEMBATAN - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, saat meresmikan jembatan Peureulak, usai diperbaiki karena rusak berat tahun lalu, Kamis (29/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Peureulak, Aceh Timur resmi kembali dibuka setelah diperbaiki dan diresmikan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, usai lama ditutup karena rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
  • Perbaikan jembatan yang didanai APBN sempat mangkrak akibat kendala administrasi di pusat. 
  • Pembukaan jembatan menjadi awal penataan besar Kota Peureulak, termasuk pengaspalan jalan dua jalur sepanjang 2 kilometer, pembangunan gorong-gorong, dan normalisasi alur air guna mendukung kelancaran ekonomi warga.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Setelah sekian lama ditutup karena rusak, kini jembatan Peureulak, akhirnya resmi kembali beroperasi usai diperbaiki dan diresmikan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Peresmian itu kemarin, Kamis (29/1/2026).

Dahulu, jembatan ini terpaksa ditutup total karena kondisinya rusak dan lantainya mulai terkelupas sehingga membahayakan nyawa pengguna jalan. 

Berkat lobi intensif pemerintah kabupaten ke Kementerian PU. Proyek yang didanai APBN ini akhirnya tuntas setelah sempat mangkrak akibat urusan administrasi di Jakarta.

"Waktu itu kita tinjau langsung, kondisinya memang darurat, sempat ada kendala teknis anggaran di pusat, tapi setelah urusan di Jakarta selesai, renovasi langsung kita kebut," papar Bupati Al-Farlaky.

Menariknya, pembukaan kembali jembatan ini hanyalah awal dari transformasi besar Kota Peureulak.

Baca juga: Menelisik Kinerja Kabinet Merah Putih dalam Membangun Indonesia Maju

Pasalnya mulai Sabtu besok, jalan sepanjang 2 kilometer di pusat kota Peureulak ini akan mulai diaspal.

Peureulak akan memiliki jalan dua jalur yang dilengkapi gorong-gorong baru untuk mencegah genangan air.

Bupati juga menjanjikan normalisasi alur air di belakang ruko hingga belakang Masjid Zadul Mu'adz untuk mengantisipasi debit hujan tinggi.

Bagi para pedagang dan pengguna jalan, kembalinya akses jembatan ini adalah angin segar.

Infrastruktur yang lebih rapi diharapkan tidak hanya membuat kota terlihat cantik, tetapi juga mempercepat perputaran uang di pasar dan ruko sekitar.

"Kita ingin Peureulak tertata, bersih, dan yang paling penting, ekonomi masyarakat di sini harus tumbuh lebih cepat," pungkasnya. (*)

Baca juga: Turun Rp 558 Ribu Per Mayam, Segini Pasaran Harga Emas M di Lhokseumawe Hari Ini

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved