Selasa, 28 April 2026

Harga Emas

Panic Selling, Warga  Aceh Timur Ramai-ramai Jual Saat Emas Terjun Bebas

"Kemarin saat naik banyak yang beli, untuk investasi untuk keperluan lainnya. Namun begitu harga anjlok dari 9,8 juta per mayam turun ke 8,5 juta,

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Masyarakat Aceh Timur mendatangi toko emas untuk menjual emasnya, saat harga turun karena panik, Selasa (3/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Harga logam mulia (emas) mengalami penurunan tajam hingga melampaui batas bawah, memicu panic selling di Aceh Timur pada Selasa (3/2/2026).
  • Banyak masyarakat berbondong-bondong menjual emas karena khawatir harga terus anjlok dan menimbulkan kerugian.
  • Mulyadi, penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk, menjelaskan bahwa masyarakat menjual emas meski dalam kondisi murah, setelah harga turun dari Rp 9,8 juta per mayam menjadi Rp 8,5 juta.
  • Fenomena ini terjadi hampir di semua toko emas di Aceh Timur.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Saat harga logam mulia turun beruntun hingga melampaui garis bawah, timbulnya kepanikan atau panic selling, banyak masyarakat Aceh Timur berbondong-bondong menjual emas, karena takut harga asetnya semakin anjlok, Selasa (3/2/2026).

Mulyadi, penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk, menjelaskan bahwa banyaknya masyarakat yang menjual emas karena panik saat harganya anjlok, menurut mereka harga melampaui modal batas saat pembelian akan menimbulkan kerugian besar.

Sehingga aksi jual emas masal tanpa mempertimbangkan nilai jangka panjang terjadi.

"Kemarin saat naik banyak yang beli, untuk investasi untuk keperluan lainnya. Namun begitu harga anjlok dari 9,8 juta per mayam turun ke 8,5 juta, mereka langsung jual lagi, katanya takut makin turun sehingga dijual walaupun kondisi lagi murah," tuturnya.

Aksi jual kembali emas tidak hanya terjadi di toko emas Tiara, hampir semua toko emas di Aceh Timur juga mengalami hal demikian, masyarakat mendatangi toko untuk menjual kembali emasnya.

Anjloknya harga emas ke nilai rendah membuat banyak pihak mengalami dampak psikologis, karena penurunan harga kemarin terjadi secara gila-gilaan, harga emas bahkan sempat anjlok 6 persen di awal tahun ini.

Padahal, dalam instrumen investasi nilai suatu aset memang tidak selalu datar, kadang melesat ke atas kadang menukik ke bawah.

Saat harga aset anjlok para pemilik harus pandai memahami situasi, jika mereka menjual saat harga anjlok, maka pemilik aset akan mengalami kerugian. Karena harga aset akan kembali melambung saat emas dunia normal.

Namun, banyak masyarakat Aceh Timur diselimuti panik saat melawan hat berita atau prediksi pasar.

Sehingga merasa cemas terhadap prospek emas.

Untuk diketahui, pada Selasa (3/2/2026)  emas kembali naik setelah ambruk, di pasar spot hari ini emas tercatat US$ 4.786,9 per troy ons.(*)

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Bergerak Naik Lagi, 3 Februari 2026 Dijual Segini Per Mayam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved