Jumat, 1 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Amankan Pasokan Air Bersih, PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ajak Warga Jaga Lingkungan

PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mengajak masyarakat sekitar sumber air baku dan WTP Darul Imarah untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KOLAM MATA IE - Kondisi terkini Kolam Mata Ie yang menjadi salah satu sumber air bersih PDAM Tirta Mountala, Aceh Besar tempak mengering. Foto direkam Selasa, (3/2/2026). FOTO/MC ACEH BESAR 
Ringkasan Berita:
  • PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mengajak masyarakat sekitar sumber air baku dan WTP Darul Imarah untuk menjaga kelestarian lingkungan.
  • Kelestarian hutan dan daerah resapan dinilai menjadi kunci keberlangsungan pasokan air bersih, terutama di musim kemarau.
  • Masyarakat diminta tidak melakukan penebangan liar atau eksploitasi ilegal agar ketersediaan air tetap terjaga bagi generasi mendatang.

 

Laporan Wartawan Serambi indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Direktur Teknis PDAM Tirta Mountala, Ir Salman, ST, MSi mengajak masyarakat yang bermukim di sekitar sumber air baku dan kawasan tangkapan air WTP Darul Imarah untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. 

Menurutnya, keberlangsungan pasokan air bersih sangat bergantung pada kondisi hutan dan ekosistem di sekitar sumber air.

Ia berharap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan daerah resapan air.

Serta tidak melakukan penebangan liar, penggalian, maupun aktivitas eksploitasi sumber daya alam secara ilegal di sekitar sumber air baku. 

"Kelestarian lingkungan menjadi kunci utama keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Salman menegaskan, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tidak hanya berdampak pada ketersediaan air saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

Baca juga: Debit Air Baku Mata Ie Turun Signifikan, Warga Diminta Hemat Air

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Aceh mulai memasuki awal musim kemarau sejak akhir Januari 2026. 

Meskipun intensitas kemarau masih tergolong rendah, beberapa daerah telah mencatat Hari Tanpa Hujan (HTH).

BMKG memprakirakan kondisi kemarau intensitas rendah ini akan berlangsung hingga Maret 2026, sebelum kembali diselingi hujan pada periode April hingga Juni. 

Namun demikian, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi, khususnya di wilayah pesisir barat Aceh.

Baca juga: PDAM Rusak, Warga Alue Kuta Kesulitan Air Bersih, Andalkan Bantuan Air Bersih PMI

PDAM Tirta Mountala, Aceh Besar mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih di tengah kondisi penurunan debit sumber air baku.(*) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved