Banda Aceh
IAI Aceh Gelar Seminar dan Pameran, Hadirkan Arsitek Nasional
Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Aceh akan menggelar Seminar dan Pameran Karya Arsitektur Kebencanaan Aceh dan Sumatera...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- IAI Aceh gelar Seminar dan Pameran Karya Arsitektur Kebencanaan Aceh dan Sumatera di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, 6-7 Februari 2026.
- 31 karya arsitektur dipamerkan.
- Hasil kolaborasi arsitek nasional dan daerah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Aceh akan menggelar Seminar dan Pameran Karya Arsitektur Kebencanaan Aceh dan Sumatera di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, pada pagi ini, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Road to Musyawarah Provinsi (Musprov) IAI Aceh 2026.
Seminar akan menghadirkan sejumlah arsitek nasional dan pemangku kebijakan di bidang kebencanaan.
Adapun pembicara yang akan hadir yakni Budi Pradono, dari STAR Arsitek Indonesia, Gayuh Budi Utomo dari Satgas Bencana IAI, serta Winardi Aramiko dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Selain seminar, IAI Aceh juga menggelar pameran karya arsitektur kebencanaan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, dan terbuka untuk umum. Sebanyak 31 karya arsitektur dipamerkan dalam kegiatan ini.
Ketua IAI Aceh, Ar Said Husain, IAI, menjelaskan bahwa karya-karya yang dipamerkan berasal dari berbagai kolaborasi arsitek nasional dan daerah.
Di antaranya adalah karya Tim Kolektif Design IAI Nasional yang melibatkan belasan arsitek ternama Indonesia, termasuk Yori Antar, Budi Pradono, Andi Rahman, serta sejumlah arsitek lainnya dari berbagai daerah.
Karya-karya tersebut merupakan sumbangan ide dan gagasan untuk pemulihan pascabencana di Sumatera.
Selain itu, IAI Jawa Barat turut berpartisipasi dengan menampilkan 10 karya terbaik hasil sayembara wakaf desain arsitektur rumah pascabencana banjir di Sumatera.
Baca juga: Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dorong MAA Koordinasi dengan Ulama & Umara soal Penyesuaian Mahar Nikah
Pameran ini juga menampilkan lima karya kolaborasi arsitek Aceh bersama mahasiswa arsitektur, yang mengangkat pendekatan lokal dalam perancangan bangunan tanggap bencana.
“Semoga hasil karya arsitektur ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan bencana, baik di Aceh maupun Sumatera,” ujar Said Husain.
Kegiatan seminar dan pameran ini merupakan hasil kerja sama antara IAI Aceh, IAI Nasional, IAI Jawa Barat, serta Pemerintah Aceh melalui BPBA.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Seminar-dan-Pameran-Karya-Arsitektur-Kebencanaan-Aceh-dan-Sumatera-di-Hotel-Hermes.jpg)