Berita Banda Aceh
Stok Pangan di Aceh Dipastikan Aman Jelang Ramadhan
masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok bahan pokok tersedia dan terpantau aman di pasaran
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Pemerintah Aceh memastikan stok pangan aman dan mencukupi menjelang Ramadhan 1447 H, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying.Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, menekankan pedagang tidak menimbun komoditas seperti minyak goreng dan gula, serta memantau harga agar tetap wajar.Selain Gerakan Pangan Murah, pemerintah akan menggelar pasar murah serentak di 23 kabupaten/kota mulai 14 Februari 2026 untuk membantu masyarakat, khususnya korban bencana.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memastikan ketersediaan stok pangan di seluruh wilayah Tanah Rencong dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, kepada Serambinews.com, saat kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kios Pangan Aceh, Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/2/2026).
Surya menegaskan, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok bahan pokok tersedia dan terpantau aman di pasaran.
“Jadi kami juga berharap agar tidak panik dalam berbelanja karena stok barang insyaAllah cukup, jangan belanja tidak sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak menimbun komoditas pangan seperti minyak goreng dan gula demi keuntungan pribadi menjelang Ramadhan.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Warga Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Aceh
Menurutnya, momentum bulan suci seharusnya dimanfaatkan untuk berbuat kebaikan, bukan mengambil keuntungan berlebihan.
“Demikian juga para pedagang jangan menimbun stok komoditas pangan termasuk minyak goreng gula, karena saat masyarakat membutuhkan kita harus berbuat yang baik sesama manusia.
Karena perbuatan baik juga bagian dari ibadah apalagi berkaitan dengan bulan suci Ramadhan,” tuturnya.
Surya juga memastikan pemerintah bersama satuan tugas dari Polda terus melakukan pemantauan di lapangan guna mencegah praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
Ia menambahkan, bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan agenda nasional yang dilaksanakan serentak melalui Badan Pangan Nasional dalam rangka menyambut hari besar keagamaan, khususnya Ramadhan dan Idul Fitri.
Gelar pasar murah secara serentak
Selain GPM, kata dia, Pemerintah Aceh juga akan menggelar pasar murah secara serentak di 23 kabupaten/kota mulai Sabtu (14/2/2026).
Baca juga: Bantuan Korban Banjir Dikucurkan, Tahap Pertama Diserahkan Mendagri untuk 5.141 Keluarga di Tamiang
Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat, terutama yang terdampak bencana, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Jadi Pemerintah Aceh sangat memperhatikan masyarakat khususnya masyarakat yang terdampak bencana dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Mudah-mudahan kegiatan ini membantu masyarakat dan memberi kontribusi positif terhadap masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.
Baca juga: Harga Emas Per Mayam di Banda Aceh ‘Dipukul’ Turun Lagi Hari Ini, 13 Februari 2026 Dijual Segini
| Satgas PRR: Pembelajaran di Aceh Pulih 100 Persen, Tapi Sekolah Darurat Masih Ada |
|
|---|
| Kasus Korupsi Beasiswa Aceh, Kejati Tahan Tersangka Baru |
|
|---|
| Realisasi APBA 2026 Disorot |
|
|---|
| Lapangan Arun Dongkrak Penjualan Gas |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pangan-Aceh-Surya-Rayendra_ramadhan.jpg)