Selasa, 21 April 2026

Berita Pidie Jaya

Tiga Putra Ulama Aceh Pimpin Rabithah Alumni MUDI Pidie Jaya

Musyawarah Daerah Rabitah Alumni MUDI Pidie Jaya yang berlangsung di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng melahirkan kepemimpinan baru.

|
Editor: IKL
for serambinews
Para ulama, alumni, dan santri berpose bersama seusai Musyawarah Daerah (Musda) Rabitah Alumni MUDI Pidie Jaya di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Senin (16/2/2026). 

SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA – Musyawarah Daerah (Musda) Rabithah Alumni MUDI Pidie Jaya yang berlangsung di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Senin (16/2/2026), melahirkan kepemimpinan baru yang diisi oleh tiga putra ulama karismatik Aceh. 

Kehadiran mereka di pucuk pimpinan organisasi alumni dayah ini diharapkan mampu memperkuat peran dakwah sekaligus menjawab tantangan zaman.  

Jabatan Ketua Muntasyar, yang sebelumnya kosong pasca wafatnya Abu Kuta Krueng, kini resmi diamanahkan kepada Dr. Tgk. H. Anwar Usman.

Putra Abu yang akrab disapa Abiya ini terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta musda, sebuah bentuk penghormatan sekaligus kepercayaan besar dari kalangan alumni terhadap sosok yang dikenal berwibawa dan berkomitmen pada pengembangan pendidikan dayah.  

Sementara itu, posisi Ketua Tanfidziyah dipercayakan kepada Tgk. Sanusi, putra Abu Tanjong Bungong yang akrab disapa Walidi. Ia juga terpilih secara aklamasi, mencerminkan dukungan penuh dari peserta musda terhadap kepemimpinannya.

Dengan pengalaman dan kedekatannya dengan masyarakat, Tgk Sanusi diharapkan mampu membawa Rabithah Alumni MUDI lebih aktif dalam menjalin sinergi dengan berbagai pihak.  

LTUK

Adapun jabatan Sekretaris Jenderal diberikan kepada Tgk. H. Asbahani, MM, pimpinan Dayah Misbahuddhulam Al-Aziziyah Lueng Putu. Penunjukan ini disampaikan langsung oleh pimpinan sidang, Waled Nasir, menjelang penutupan acara di Ulee Glee.

Kehadiran Abi Asbahani di jajaran kepengurusan menambah energi baru, terutama dalam hal manajemen organisasi dan penguatan jaringan alumni.  

Musda kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga sarat dengan makna kebersamaan. Rangkaian kegiatan diwarnai dengan agenda peduli anak yatim, sebuah wujud nyata kepedulian sosial yang menjadi ciri khas dayah.

Acara ditutup dengan makan bersama, yang menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas antar alumni. Dengan kepemimpinan baru ini, Rabithah Alumni MUDI Pidie Jaya diharapkan semakin eksis dalam mengembangkan dakwah di tengah masyarakat.

Harapan besar disematkan agar organisasi ini mampu menjaga tradisi keilmuan ulama Aceh sekaligus beradaptasi dengan dinamika zaman, sehingga kiprah alumni dayah tetap relevan dan memberi manfaat luas bagi umat.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved