Bireuen
Bupati Bireuen Masak dan Makan Daging Meugang Bersama Pengungsi di Alue Kuta
Setiba di lokasi pengungsian, Bupati Bireuen turun langsung merayakan tradisi mak meugang bersama para pengungsi di Alue Kuta, Kecamatan...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, kunjungi pengungsi korban banjir di Desa Alue Kuta, Jangka, dan gelar tradisi mak meugang bersama.
- Bupati ikut memasak daging dan makan bersama warga. "Makan daging meugang bersama ini bentuk kebersamaan dan silaturahmi," kata Bupati.
- Suasana kekeluargaan dan haru mewarnai acara tersebut.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Selasa (17/2/2026) mengunjungi pengungsi korban banjir di Desa Alue Kuta, Jangka.
Dalam kunjungan kali ini, Bupati Bireuen menggelar aksi kemanusiaan yang penuh kehangatan. Setiba di lokasi pengungsian, Bupati Bireuen turun langsung merayakan tradisi mak meugang bersama para pengungsi di Alue Kuta, Kecamatan Jangka.
Bupati Bireuen tidak hanya hadir untuk melihat langsung kondisi pengungsian, namun Bupati ikut serta memasak daging sendiri di dapur umum pengungsian. Bupati tampak luwes mengolah bumbu tradisional Aceh bersama para pengungsi dan warga setempat.
Kehadiran orang nomor satu di Bireuen ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pengungsi tetap dapat merasakan kemeriahan tradisi meskipun berada jauh dari rumah.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen menyampaikan bahwa momen meugang adalah waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas.
Baca juga: Mahasiswa STIK Angkatan Ke-83 Laksanakan Tradisi Meugang Bersama Korban Banjir di Bireuen
"Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin saudara-saudara kita di pengungsian tidak merasa sendiri. Makan daging meugang bersama ini adalah bentuk kebersamaan dan upaya kita untuk menjalin silaturahmi yang erat, sehingga suasana haru Meugang bisa berganti menjadi sukacita," ujar Bupati Bireuen
Puncak acara ditandai dengan makan bersama, bupati berbaur tanpa sekat dengan para pengungsi untuk menikmati hidangan daging masak merah dan kari khas Aceh.
Suasana kekeluargaan sangat terasa, memberikan harapan dan semangat baru bagi para warga di penampungan dalam menyongsong ibadah puasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Mukhlis-masak-daging-meugang-bersama-pengungsi.jpg)