Selasa, 21 April 2026

Banda Aceh

Tuanku Muhammad Desak Dinas Terkait Tertibkan Anjing Liar di Banda Aceh

Beberapa waktu ini terjadi peningkatan jumlah anjing liar yang berkeliaran di sekitaran lingkungan di desa-desa dalam wilayah Kota Banda Aceh... 

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBINEWS.COM
SAMPAIKAN MASUKAN - Wakil Ketua Komisi III mewakili Ketua DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad saat menyampaikan masukan, Rabu (17/9/2025). Tuanku Muhammad Desak Dinas Terkait Tertibkan Anjing Liar di Banda Aceh. 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad mendesak Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Banda Aceh segera menertibkan maraknya anjing liar di sejumlah gampong di Banda Aceh.
  • Keluhan warga menyebut anjing liar masuk ke rumah dan tempat ibadah, merusak barang, serta mengacak sampah hingga meresahkan masyarakat.
  • DP2KP diminta segera melakukan langkah seperti penangkapan, sterilisasi, vaksinasi, atau relokasi guna mencegah korban gigitan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Beberapa waktu ini terjadi peningkatan jumlah anjing liar yang berkeliaran di sekitaran lingkungan di desa-desa dalam wilayah Kota Banda Aceh

Hal ini terbukti dari banyaknya laporan masyarakat yang mengeluh dengan aktivitas anjing liar yang mulai mengganggu kenyamanan warga.

Beberapa keluhan itu datang dari warga Gampong Lamgugob, Gampong Pineung, Gampong Mulia dan beberapa Gampong lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Tuanku Muhammad selaku wakil ketua Komisi III DPRK Banda Aceh mendesak agar Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Banda Aceh segera mengambil tindakan nyata untuk menertibkan anjing-anjing liar yang mulai meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga kota.

“Saya harap DP2KP Banda Aceh untuk bisa segera menertibkan kawanan anjing liar yang mulai banyak berselewaran di pemukiman warga. Apalagi ini sudah banyak yang melaporkan dan mengalami kerugian akibat terjadinya lonjakan jumlah anjing liar,”ujarnya.

“Anjing liar ini mulai dari memasuki kediaman rumah, tempat ibadah, hingga merusak barang milik warga seperti peralatan rumah hingga sandal dan pakaian. Belum lagi mengacak-ngacak sampah yang di tempatkan oleh warga sebelum diangkut dengan mobil armada sampah,” ujar Tuanku.

Baca juga: Ketua DPRK Banda Aceh Minta Owner Usaha Kuliner Sediakan Musala, Bukber Jangan Tinggalkan Shalat

Selain itu, pri yang disapa Tumad ini juga berharap agar proses penertiban ini bisa segera ditindaklanjuti segera dan jangan sampai menimbulkan korban akibat gigitan anjing hingga mengalami rabies.

“DP2KP harus segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah nyata seperti melakukan operasi tangkap, sterilisasi, vaksinasi, atau relokasi anjing liar untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah penyakit mematikan seperti Rabies,”ujar Tumad.

Apalagi, katanya, di tengah suasana bulan Ramadhan ini, kebanyakan masyarakat beraktivitas hingga larut malam. Tentu dengan berkeliarannya banyak anjing liar akan membuat suasana bulan Ramadhan yang seharusnya aman dan tenteram menjadi sedikit terganggu. 

“Belum lagi jika sewaktu-waktu ada anjing liar yang mengejar masyarakat ketika hendak pergi ataupun pulang dari beribadah dan beraktivitas,”ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved