Berita Aceh Barat Daya
Pemerintah Abdya Buka Beasiswa Hafiz Tahun 2026, Ini Syaratnya
Muhammad Rasyid S.Ag, membenarkan pemerintah daerah membuka pendaftaran beasiswa bagi hafiz-hafizah tersebut.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Syariat Islam resmi membuka pendaftaran beasiswa tahfidz bagi putra dan putri asal Abdya penghafal Al-Qur'an tahun 2026.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Abdya, Muhammad Rasyid S.Ag, membenarkan pemerintah daerah membuka pendaftaran beasiswa bagi hafiz-hafizah tersebut.
"Iya benar, ini merupakan program Pak Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli dalam mencetak 100 hafiz-hafizah di Abdya. Program ini akan bergulir selama lima tahun ke depan," kata Muhammad Rasyid, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran beasiswa hafiz dan hafizah ini mulai dibuka pada 23 Februari dan ditutup 07 Maret 2026, dengan lokasi pendaftaran di Kantor Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya, Komplek Masjid Agung Baitul Ghafur di Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie.
"Kemudian, untuk seleksi peserta, dijadwalkan akan digelar pada 10-11 Maret 2026. Sedangkan pengumuman hasil seleksi para peserta akan diumumkan pada 13 Maret 2026," ujarnya.
Untuk informasi lebih lanjut, kata Rasyid, calon peserta dapat langsung menghubungi nomor kontak panitia 0823-7010-8690 (Nur Atiyah) dan 0852-6099-1426 (Rita Karina).
Baca juga: Waktu Buka Puasa Hari Ini di Langsa, Tamiang & Aceh Timur, Berikut Jadwal Imsakiyah 2 Ramadhan 2026
"Jumlah kuota kelulusan yang diterima dalam program beasiswa ini sebanyak 20 orang. Akan diberikan benefit beasiswa Rp 2.050.000 per bulan," sebutnya.
"Jadi, setiap tahun ada 20 hafiz dan hafizah yang diterima, sehingga selama lima tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli ada 100 hafiz-hafizah yang dicetak melalui program tersebut," tutur Muhammad Rasyid.
Adapun syarat pendaftaran untuk mengikuti program seleksi beasiswa tersebut, terdiri dari:
- Mengisi surat permohonan kepada Bupati Aceh Barat Daya, u.p. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya;
- Mengisi formulir pendaftaran;
- Berusia maksimal 21 tahun;
- Fotokopi KTP/Kartu Identitas Anak dan KK Kabupaten Abdya;
- Pas foto 4×6 berlatar merah sebanyak 2 lembar;
- Memiliki surat keterangan/sertifikat hafalan 20 juz yang diterbitkan dari lembaga yang berwenang;
- Surat keterangan aktif belajar dari lembaga pendidikan negeri atau swasta;
- Surat keterangan berbadan sehat yang diterbitkan oleh Rumah Sakit/Puskesmas baik pemerintah maupun swasta;
- Surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan hafalan sesuai yang telah ditetapkan.
"Kriteria peserta yang diuji adalah kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, dan kefasihan dalam pembacaan Al-Qur'an," pungkas Rasyid. (*)
Baca juga: Kabar Gembira! Rp55 Triliun Disiapkan THR, Cek Besarannya untuk Guru PNS dan PPPK
| Kepala SMA, SMK, dan SLB Ajukan Mosi Tak Percaya Kepada Kacabdisdik Abdya |
|
|---|
| Harga Sejumlah Bahan Pokok di Abdya, Mulai Cabai Merah, Telur hingga Gula Pasir |
|
|---|
| Plt Kacabdisdik Abdya Ajak Jurnalis Bersinergi Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan |
|
|---|
| Tekankan Keselamatan, Kapolres Abdya Imbau Orang Tua dan Guru Atasi Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah |
|
|---|
| 14 Pegawai Lapas Blangpidie Naik Pangkat, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Syariat-Islam-Aceh-Barat-Daya-Abdya-Muhammad-Rasyid.jpg)