Berita Banda Aceh
Konsumsi LPG di Aceh Diproyeksikan Naik 4,7 Persen Selama Ramadhan hingga Lebaran Idulfitri 2026
Selama Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan diperkirakan meningkat menjadi 461 MT per hari atau naik sekitar 4,7 persen.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Konsumsi LPG di Aceh selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 2026 diproyeksikan meningkat sebesar 4,7 persen.
- Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menyiapkan tambahan pasokan dan memperkuat distribusi.
- Berdasarkan data perusahaan, konsumsi normal LPG di Aceh mencapai 440 metrik ton (MT) per hari.
- Selama Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan diperkirakan meningkat menjadi 461 MT per hari atau naik sekitar 4,7 persen.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Konsumsi LPG di Aceh selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri 2026 diproyeksikan meningkat sebesar 4,7 persen.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menyiapkan tambahan pasokan dan memperkuat distribusi.
Berdasarkan data perusahaan, konsumsi normal LPG di Aceh mencapai 440 metrik ton (MT) per hari.
Selama Ramadhan dan Idulfitri, kebutuhan diperkirakan meningkat menjadi 461 MT per hari atau naik sekitar 4,7 persen.
Secara regional, wilayah Sumbagut yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau juga diprediksi mengalami kenaikan konsumsi.
Rata-rata penyaluran LPG harian yang biasanya berada di angka 3.733 MT diperkirakan meningkat menjadi 3.874 MT per hari, atau naik 3,8 persen.
Baca juga: Operasi Pasar LPG 3 Kg, Pemkab Aceh Besar Sudah Distribusi 87 Ribu Tabung Gas
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG terjadi seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga, usaha mikro, serta kegiatan kuliner selama Ramadan.
“Kami memproyeksikan peningkatan kebutuhan LPG selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini sebesar 3,8 persen dibandingkan rerata konsumsi normal harian,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya memastikan kesiapan stok dan kelancaran distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Koordinasi juga terus dilakukan dengan pemerintah daerah, kepolisian, agen LPG, dan pangkalan untuk menjaga distribusi berjalan optimal.
Pertamina turut mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya dan melakukan pembelian di pangkalan resmi guna memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah.
Informasi lokasi pangkalan resmi terdekat dapat diakses melalui laman resmi Pertamina.
Sementara itu, bagi pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, tersedia promo pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di outlet resmi.
Dengan metode pembayaran MyPertamina LinkAja, pelanggan berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp25.000 serta poin MyPertamina.
Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi distribusi LPG bersubsidi dan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan melalui Pertamina Call Center 135.
| Lagi! 5 Profesor Baru Dikukuhkan, Segini Jumlah Total Guru Besar di USK Banda Aceh |
|
|---|
| Manfaatkan WFH, BFLF Ajak ASN Donor Darah di Tengah Stok Menipis Pasca Lebaran |
|
|---|
| Ramza Harli Desak PUPR Proyek Perbaikan Jalan Harus Berkualitas |
|
|---|
| Baitul Mal Sebut Pemanfaatan Wakaf di Aceh Belum Optimal, Ini Alasannya |
|
|---|
| Ramza Harli Minta Perumda Tirta Daroy Tingkatkan Profit untuk PAD Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Petugas-saat-membongkar-LPG-di-salah-satu-gudang-agen-penyalur.jpg)