Berita Aceh Barat
Sikundo Kembali Terisolir Usai Jalan Jambak Putus Diterjang Banjir
Jalan Jambak-Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat kembali putus setelah diterjang banjir pada Kamis (19/2/2026).
Ringkasan Berita:
- Jalan Jambak-Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat kembali putus setelah diterjang banjir pada Kamis (19/2/2026).
- Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu (21/2/2026) menjelaskan bahwa terdapat dua titik kerusakan tanggul yang cukup signifikan.
- Akibatnya, akses transportasi menuju Sikundo kembali terganggu dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Penanganan darurat direncanakan menggunakan alat berat jenis ekskavator, dengan target pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu hari setelah kondisi memungkinkan.” Teuku Ronal Nehdiansyah, Plt Kepala BPBD Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Jalan Jambak-Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat kembali putus setelah diterjang banjir pada Kamis (19/2/2026). Kejadian ini membuat Desa Sikundo kembali terisolir akibat tidak ada akses jalan yang bisa dilalui.
Padahal, badan jalan tersebut baru saja dibangun kembali pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu (21/2/2026) menjelaskan bahwa terdapat dua titik kerusakan tanggul yang cukup signifikan.
“Tanggul pada titik penanganan pertama, yakni di ruas depan kantor keuchik Jambak, mengalami kerusakan, namun badan jalannya masih dalam kondisi aman,” ujarnya.
Sementara itu, pada titik penanganan ketiga yang berada di kawasan Alue Keumang, kondisi kerusakan lebih parah. Selain merusak tanggul, derasnya arus banjir juga mengikis badan jalan hingga terputus.
Akibatnya, akses transportasi menuju Sikundo kembali terganggu dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi ini berdampak pada mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan kebutuhan pokok.
Terkait upaya penanganan, BPBD Aceh Barat menyampaikan bahwa perbaikan tanggul dan badan jalan yang rusak akan segera dilakukan, namun harus menunggu kondisi debit air surut agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara maksimal dan aman.
Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah telah memanfaatkan jalan elak atau jalur alternatif di titik ketiga, yakni melalui jalan atas gunung. Jalur tersebut untuk sementara dapat dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.
“Penanganan darurat direncanakan menggunakan alat berat jenis ekskavator, dengan target pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu hari setelah kondisi memungkinkan,” tambah Teuku Ronal.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur alternatif serta terus memantau perkembangan informasi cuaca, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.(sb)
Berita Aceh Barat
Sikundo Kembali Terisolir
Jalan Jambak Putus Diterjang Banjir
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
Teuku Ronal Nehdiansyah
| Aliran Air Terjun Pungki Keruh, Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal |
|
|---|
| Rafi Hafiz, Putra Aceh Barat yang Lolos Kampus Top di Australia dan Kanada |
|
|---|
| Air Terjun Pungki Keruh Diduga Akibat Aktivitas Ilegal, Warga Minta Pemerintah Bertindak |
|
|---|
| UTU Sembelih 8 Hewan Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga dan Civitas Akademika |
|
|---|
| Personel BPBD Aceh Barat Siaga di 8 Pantai Wisata, Antisipasi Risiko Pengunjung Tenggelam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-Jambak-Sikundo-putus-lagi-usai-diperbaiki.jpg)