Pidie Jaya
Sebulan Mengabdi di Kawasan Bencana, 133 Mahasiswa Psikologi UIN Ar-Raniry di Pijay Dijemput
Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengirim 133 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik..
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengirim 133 mahasiswa Fakultas Psikologi untuk KPM Tematik Kebencanaan di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
- Mahasiswa melakukan pendampingan psikososial, trauma healing, serta edukasi kesiapsiagaan bagi korban banjir dan longsor.
- Program ini diharapkan memperkuat ketahanan mental masyarakat sekaligus membentuk karakter empatik mahasiswa.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebagai upaya memulihkan kondisi psikis para korban bencana banjir dan longsor, Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengirim 133 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan.
Mereka ditempatkan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.
Sejak beberapa hari terakhir, para kelompok mahasiswa sudah menyelesaikan pengabdiannya dan sudah dijempu pulang oleh pihak fakultas.
Penjemputan mahasiswa terakhir dilakukan di Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (24/2/2026).
Di lokasi tersebut, sebanyak 20 mahasiswa melaksanakan pengabdian sejak awal Februari 2026.
Dekan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muslim mengatakan ratusan mahasiswa tersebut disebar ke beberapa titik dengan fokus pada pendampingan psikososial, trauma healing, edukasi kesiapsiagaan bencana, serta penguatan ketahanan mental berbasis komunitas.
“Program ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga bentuk kepedulian kemanusiaan. Sebanyak 133 mahasiswa telah terlibat langsung mendampingi masyarakat terdampak,” ujarnya.
Baca juga: 842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir, Terima Pembayaran UKT Tahap Pertama
Menurut Muslim, pengalaman lapangan itu diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang empatik, profesional, dan tangguh dalam menghadapi situasi kebencanaan.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Drs Nasruddin AS MHum menambahkan KPM Tematik Kebencanaan menjadi ruang pembelajaran sosial bagi mahasiswa.
“Kegiatan ini membentuk kepedulian, kepemimpinan, dan kepekaan empatik mahasiswa di tengah masyarakat. Kami melihat mahasiswa mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata,” katanya.
Selama berada di Gampong Dayah Kruet, mahasiswa terlibat dalam konseling kelompok, pendampingan anak-anak terdampak banjir, hingga gotong royong pemulihan lingkungan bersama warga.
Keuchik Gampong Dayah Kruet, Syukri, mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Ia menyebut kehadiran mahasiswa membantu pendampingan anak-anak serta memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat.
Sementara itu, Camat Meureudu, Iskandar, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah kecamatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat pascabencana.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad, juga berharap sinergi pendampingan psikososial dapat terus berlanjut melalui program-program pemberdayaan masyarakat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Psikologi-UIN-Ar-Raniry-Banda-Aceh-saat-melaksanakan-program-Kuliah-Pengabdian-Masyarakat-bencana.jpg)