Rabu, 15 April 2026

Berita Abdya

Polres Abdya Hentikan Aksi Lari Liar di Simpang Ceurana Blangpidie 

“Ini adalah instruksi langsung Bapak Kapolres agar tidak ada aktivitas yang mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan, khususnya kegiatan...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
LARI LIAR - Personel Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan pendekatan persuasif kepada sejumlah pemuda yang terlibat aksi lari liar di Simpang Ceurana, Kota Blangpidie, Senin (2/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satlantas Polres Abdya menghentikan aksi lari liar sejumlah pemuda di Simpang Ceurana, Kota Blangpidie, Senin (2/3/2026) dini hari.
  • Penertiban dilakukan setelah laporan masyarakat terkait kerumunan pemuda yang memanfaatkan badan jalan untuk lari liar menjelang sahur.
  • Aktivitas ini dinilai mengganggu ketertiban umum, membahayakan keselamatan pengguna jalan, dan menimbulkan kekhawatiran adanya dugaan taruhan/perjudian.
  • Meski dilakukan dini hari, lokasi tetap berisiko sebab masih dilalui kendaraan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menghentikan aksi lari liar yang dilakukan sejumlah pemuda di Simpang Ceurana, Kota Blangpidie, Senin (2/3/2026) dini hari.

Kanit Regident Satlantas Polres Abdya, Ipda Prawiro Djoko S, mengatakan penertiban tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait adanya kerumunan pemuda yang memanfaatkan badan jalan untuk aksi lari liar menjelang waktu sahur. 

Aktivitas tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Aksi ini juga menimbulkan kekhawatiran adanya dugaan praktik taruhan atau perjudian di balik kegiatan tersebut," kata Joko.

Ia menyebutkan, penertiban ini juga merupakan bagian dari atensi khusus Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto SH SIK, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Ini adalah instruksi langsung Bapak Kapolres agar tidak ada aktivitas yang mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan, khususnya kegiatan balap dan lari liar yang berisiko menimbulkan kecelakaan, dan hal negatif,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, Simpang Ceurana merupakan salah satu simpang utama yang masih dilalui arus kendaraan meskipun pada dini hari suasana relatif sepi. 

Namun, kata Joko, aktivitas lari liar yang dilakukan di jalan umum tetap berpotensi membahayakan, meski tanpa kendaraan bermotor, baik bagi peserta maupun pengguna jalan lainnya, termasuk kendaraan darurat.

Apalagi, sambungnya, di beberapa titik, kondisi penerangan masih terbatas.

Baca juga: Sediakan Tempat Mokel, Tiga Warung di Pasar Lambaro Digerebek, 12 Orang Kedapatan Lagi Makan

"Dalam penertiban tersebut, kita mengedepankan pendekatan persuasif. Para pemuda dikumpulkan dan diberikan pembinaan serta edukasi terkait risiko kecelakaan dan konsekuensi hukum dari aktivitas tersebut," jelas Joko.

Setelah diberi pemahaman, ucap Joko, mereka membubarkan diri dengan tertib dan berjanji tidak mengulangi kegiatan serupa.

"Satlantas Abdya memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadan, khususnya pada jam-jam rawan setelah shalat tarawih hingga menjelang sahur. Kami juga mengimbau peran aktif orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari,” pungkasnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved