Berita Bireuen
Ratusan Peserta SANAQ Belajar Mengaji di Masjid Agung Sultan Jeumpa
Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menguatkan iman dan akhlak.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Ratusan anak-anak, remaja putri dan putra peserta yang mengikuti program Selamatkan Anak Aceh dengan Al-Qur'an (SANAQ) di masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen.
- Anak-anak dan remaja putri dan putri dibagi beberapa kelompok belajar, mereka duduk bersimpuh dalam masjid tersebut dengan seorang tutor.
- Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menguatkan iman dan akhlak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ratusan anak-anak, remaja putri dan putra peserta yang mengikuti program Selamatkan Anak Aceh dengan Al-Qur'an (SANAQ) di masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Selasa (3/3/2026)
mengikuti pengajian dengan seksama.
Para peserta terlihat santai dan sungguh-sungguh dengan para tutor masing-masing.
Anak-anak dan remaja putri dan putri dibagi beberapa kelompok belajar, mereka duduk bersimpuh dalam masjid tersebut dengan seorang tutor.
Setiap peserta lengkap dengan satu Al Quran di tangan dan juga media lainnya.
Para anak-anak juga terlihat tidak sungkan-sungkan bertanya dan mengulang bacaan.
Baca juga: Angka Kecelakaan di Aceh Timur Capai 426 Kejadian Sepanjang 2025, 78 orang Meninggal Dunia
Para tutor juga dengan ceria dan senyum mengulang bacaan berkali-kali agar peserta lebih memahami dan dapat mengikuti dengan baik terutama bacaan maupun tajwid.
Pimpinan SANAQ, Qamar Syafawi SPdI MPd kepada Serambinews.com mengatakan, bahwa SANAQ bukan sekadar program belajar Al-Qur’an, melainkan sebuah gerakan penyelamatan generasi.
Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menguatkan iman dan akhlak.
Tahun ini adalah tahun ketiga, dulunya di tingkat kecamatan dan tahun ini tingkat kabupaten.
Pesertanya mencapai 200 orang berbagai usia dengan tutor sebanyak 20 orang.
“Kegiatan mendapat dukungan penuh Bupati Bireuen maupun Kankemenag Bireuen,” ujarnya.
Program SANAQ tahun ini sudah berlangsung sejak Sabtu 21 Februari lalu dan akan berakhir 16 Maret mendatang. Jadwal kegiatan mulai pukul 08.30 WIB sampai menjelang waktu Dzuhur.
Rangkaian kegiatan meliputi pembinaan Al-Qur'an, penguatan akhlak, pembiasaan ibadah, serta pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menguatkan iman dan akhlak.
“Insya Allah, melalui program ini kita ingin melahirkan generasi Qurani yang tangguh, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Diharapkan, program ini menjadi langkah nyata dalam membangun peradaban berlandaskan Al-Qur'an serta memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah.(*)
Baca juga: Abdul Wahab Dilantik Jadi Keuchik Lheue Simpang Jeunieb
| Pulihkan Sektor Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron |
|
|---|
| BPBD Bireuen Sosialisasi Pendataan Korban Banjir Tahap II |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut, Progres Hampir 16 Persen |
|
|---|
| Parenting Academy SDIT Azkiya Bahas Sinergi Sekolah dan Orang Tua untuk Generasi Tangguh |
|
|---|
| Ratusan Wali Murid SDIT Azkiya Ikuti Parenting Academy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Belajar-mengaji-di-Bireuen-0303.jpg)