Bireuen
Jembatan Kutablang Sering Buka Tutup, Ini Penyebabnya
Sejumlah petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh standby di dua arah dan tetap melakukan pengawasan terhadap truk...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Jembatan Krueng Tingkeum kerap buka tutup akibat perbaikan kerusakan pada badan dan rangka bawah jembatan.
- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh membatasi kendaraan melintas maksimal 30 ton karena kerusakan dipicu truk melebihi tonase.
- Petugas BPTD dan Satlantas berjaga di lokasi, sementara penutupan sementara bisa berlangsung 1–2 jam tergantung tingkat kerusakan.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen dalam beberapa hari terakhir sering buka tutup dua arah karena ada perbaikan, penutupan jembatan untuk melakukan perbaikan pada sisi yang rusak.
Amatan Serambinews.com, Selasa (3/3/2026) jembatan yang sempat ditutup pada malam hari sudah dibuka kembali dan arus kendaraan dari dua arah lancar kembali.
Sejumlah petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh standby di dua arah dan tetap
melakukan pengawasan terhadap truk besar yang membawa CPO maupun barang lainnya agar tidak melebihi 30 ton. Selain itu, sejumlah anggota Satlantas juga berada di lokasi mengatur kelancaran kendaraan.
Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin mengatakan, kondisi jembatan Kutablang Bireuen serba darurat dan mengharapkan mobil-mobil berat
hendaknya dikondisikan tonasenya maksimal 30 ton.
“Kalau tonase lebih dari 30 ton kondisi jembatan tidak mendukung lebih dari 30.ton, sayanglah kepada masyarakat Aceh, Bireuen terutama Kutablang dan sama-sama menjaga jangan ada kendaraan yang melebihi tonase,” ujarnya.
Selain itu, setiap kendaraan hendaknya tidak menerobos antrian.dikhawatirkan mendatangkan masalah.
Dua hari lalu katanya, ada kerusakan dua lantai jembatan dan rangka bawah juga sempat patah, pada kiri kanan jembatan.
Penyebab kerusakan karena truk melintas melebihi tonase, kemudian sama-sama menjaga jembatan baili supaya awet bisa dipakai sampai September mendatang tonase jangan lebih 30 ton.
Baca juga: Wabup Bireuen Ingatkan Usulan Musrenbang Tak Hanya Fisik, Tapi Juga Bidang Kesehatan dan Pendidikan
Ditambahkan, seringnya buka tutup dua arah dalam seminggu terakhir karena ada kerusakan disebabkan tonase lebih, ketika ada kerusakan langsung diperbaiki, perbaikan segera dilakukan agar tidak
terjadi kecelakaan dan musibah terhadap masyarakat pengguna jalan.
Para pengguna jalan harap bersabar apabila mereka menutup jembatan.karena sedang dilakukan perbaikan.
“Kalau jembatan ditutup 1 jam atau lebih karena ada perbaikan, perbaikan butuh waktu perkiraan awal 1 jam bisa mencapai 2 jam tergantung kerusakan. Yang kerja juga manusia dan.dalam bulan puasa harap maklum lah,” ujarnya.
Ditambahkan, apabila pekerjaan perbaikan pada titik rusak selesai diperbaiki jembatan kembali dibuka kembali. Pihak BPJN Aceh berharap masyarakat dapat memahami penutupan sementara di waktu tertentu dan mengikuti.pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/memperbaiki-bagian-bawah-jembatan-bailey-Krueng-Tingkeum-Bireuen.jpg)