Berita Aceh Barat
Progres Pembangunan 12 Huntara di Pante Ceureumen Capai 98 Persen, Fasilitas Pendukung Disiapkan
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi calon penghuni.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pante Ceureumen.
- Dari total 12 unit yang dibangun di dua lokasi, sebagian besar kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdianysah, mengatakan pembangunan huntara tersebut tersebar di dua titik, yakni Huntara Jambak dan Huntara Lawet.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pante Ceureumen.
Dari total 12 unit yang dibangun di dua lokasi, sebagian besar kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdianysah, mengatakan pembangunan huntara tersebut tersebar di dua titik, yakni Huntara Jambak dan Huntara Lawet.
“Untuk pembangunan huntara di Aceh Barat terdapat 12 unit di dua lokasi, keduanya berada di Kecamatan Pante Ceureumen,” ujarnya, Rabu (3/3/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan enam unit Huntara Jambak telah mencapai progres 98 persen. Saat ini, jaringan air bersih dan listrik sudah tersedia dan tinggal dilakukan proses pengkoneksian ke masing-masing bangunan.
Baca juga: Bunda Salma Kunjungi Huntara Langkahan Aceh Utara, Berbuka Puasa dan Serahkan Bantuan
Sementara itu, enam unit Huntara Lawet masih dalam tahap pengerjaan dengan progres sekitar 70 persen.
Pihaknya terus menggenjot pembangunan agar dapat segera diselesaikan dan difungsikan.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi calon penghuni.
Fasilitas tersebut difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat bersama Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), meliputi kasur, tikar, kompor, kasur lipat, kipas angin, sembako, bantal, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Untuk kebutuhan awal di kedua komplek huntara sudah tersedia dan difasilitasi oleh BNPB Pusat serta BPBA,” jelas Teuku Ronal.
Adapun kebutuhan tambahan seperti sembako lanjutan, pembangunan pagar, penambahan seng untuk perluasan dapur, serta perlengkapan harian seperti selimut dan sarung akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD dan Dinas Sosial setempat.
Pemerintah daerah berharap seluruh pembangunan huntara dapat segera rampung sepenuhnya, sehingga warga terdampak bencana bisa menempati hunian sementara dengan aman dan nyaman, sembari menunggu realisasi pembangunan hunian tetap ke depan.
| Aliran Air Terjun Pungki Keruh, Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal |
|
|---|
| Rafi Hafiz, Putra Aceh Barat yang Lolos Kampus Top di Australia dan Kanada |
|
|---|
| Air Terjun Pungki Keruh Diduga Akibat Aktivitas Ilegal, Warga Minta Pemerintah Bertindak |
|
|---|
| UTU Sembelih 8 Hewan Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga dan Civitas Akademika |
|
|---|
| Personel BPBD Aceh Barat Siaga di 8 Pantai Wisata, Antisipasi Risiko Pengunjung Tenggelam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Huntara-untuk-korban-banjir-di-Gampong-Jambak-AcehBarat.jpg)