Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Besar

Forkopincam Blang Bintang Turun Langsung, Pastikan Takjil Ramadhan Aman dan Bebas Zat Berbahaya

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh takjil yang dijual kepada masyarakat benar-benar aman, higienis, dan bebas dari zat kimia berbahaya.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
AWASI TAKJIL - Camat Blang Bintang, Subhan, SE., MM bersama jajaran Forkopincam lakukan pengawasan intensif terhadap penjualan takjil di kawasan Bundaran Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (3/3/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Menjelang berbuka puasa, kawasan Bundaran Blang Bintang, Aceh Besar ramai dengan aktivitas pemburu takjil.
  • Pemeriksaan meliputi kondisi makanan, kebersihan tempat berjualan, serta memastikan bahan yang digunakan aman dan layak konsumsi.
  • Tujuan pengawasan adalah mencegah penggunaan bahan berbahaya seperti pewarna tekstil, formalin, atau zat aditif terlarang.
  • Camat menegaskan takjil harus higienis, bebas zat kimia berbahaya, dan penyajian makanan sebaiknya dalam kondisi tertutup.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di kawasan Bundaran Blang Bintang, Aceh Besar, tampak lebih dari sekadar hiruk-pikuk pemburu takjil.

Di sela deretan lapak pedagang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Blang Bintang terlihat aktif menyusuri satu per satu stand, memastikan takjil yang dijual benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.

Dipimpin langsung Camat Blang Bintang, Subhan SE MM pengawasan intensif ini digelar sebagai langkah konkrit menjaga kesehatan warga selama bulan suci Ramadhan.

Pengawasan dilakukan dengan meninjau langsung lapak para pedagang, memeriksa kondisi makanan, kebersihan tempat berjualan, hingga memastikan bahan yang digunakan aman dan layak konsumsi.

Camat Blang Bintang, Subhan mengatakan, pengawasan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi penggunaan bahan berbahaya seperti pewarna tekstil, formalin, maupun zat aditif yang tidak diperbolehkan dalam produk makanan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh takjil yang dijual kepada masyarakat benar-benar aman, higienis, dan bebas dari zat kimia berbahaya. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi kesehatan warga,” katanya, Kamis (4/3/2026).

Kepada pedagang, ia juga meminta agar penyajian makanan dalam kondisi tertutup untuk mencegah kontaminasi debu dan serangga.

Selain itu, ia mengingatkan agar pedagang menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar lapak.

“Takjil yang sehat bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal kebersihan dan cara penyajian. Pastikan makanan ditutup rapi, gunakan air bersih, dan hindari bahan-bahan yang tidak direkomendasikan,” tegasnya.(*)

Baca juga: Pemko Banda Aceh & BPOM Gencar Sidak Takjil Ramadhan, Pastikan Makanan Tak Mengandung Zat Berbahaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved