Rabu, 8 April 2026

Berita Bireuen

MPU, Kankemenag, DSI Bireuen Keluarkan Edaran, Ini Isinya

Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
Said Jamaluddin, SE MM, Kepala Sekretariat MPU Bireuen 
Ringkasan Berita:
  • Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal
  • Zakat dalam bentuk beras  1,5 bambu ditambah dua cengkung telapak tangan atau 10 kaleng susu cap Nona atau 2,8 kilogram (kg) beras per jiwa.
  • Dalam keputusan bersama tersebut, kata Said, jika zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk uang, maka harus berpedoman kepada Mazhab Hanafi 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Bireuen, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bireuen serta Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen beberapa hari lalu mengeluarkan edaran

Edaran yang ditangani Ketua MPU Bireuen, Kakankemenag Bireuen dan Plt Kadis Syariat Islam  tersebut menyangkut  besaran zakat fitrah  tahun 1447 H/2026 M sebagai pedoman.

Kepala Sekretariat MPU Bireuen, Said Jamaluddin SE kepada Serambinews.com, Kamis (5/3/2026) mengatakan, edaran tersebut ditandatangani bersama isinya  antara lain, zakat dalam bentuk beras  1,5 bambu ditambah dua cengkung telapak tangan atau 10 kaleng susu cap Nona atau 2,8 kilogram (kg) beras per jiwa.

Dalam keputusan bersama tersebut, kata Said, jika zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk uang, maka harus berpedoman kepada Mazhab Hanafi besaran seharga dengan 3,8 kilogram dari empat bahan pokok yang wajib dikeluarkan zakat, yaitu gandum putih, gandum merah dan kurma kering (tamar).  

Kemudian, jika dikeluarkan dalam bentuk uang maka harus mengikuti Mazhab Hanafi dengan besaran seharga dengan 3,8 kilogram beras, maka tidak boleh dikeluarkan zakat fitrah  dengan harga 2,8 kilogram  dari empat jenis makanan pokok yang wajib dikeluarkan zakat fitrah yaitu gandum putih, gandum merah, kurma
kering (tamar) dan anggur kering/kismis.

Jika mengeluarkan dalam bentuk uang  maka harus  berpedoman kepada mazhab Hanafi  maka tidak boleh dikeluarkan zakat fitrah dengan harga 2,8 kilogram beras tetapi wajib  dengan harga 3,8 kilogram  gandum putih, gandum merah, kurma kering atau anggur kering.

Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal masing-masing hingga sebelum shalat Idul Fitri.  

Kepada petugas pengumpul zakat fitrah kita harapkan dapat melaksanakan tugasnya sesuai aturan,” harap Said Jamaluddin. (*)

Baca juga: Ketua DPRK Lhokseumawe Sebut SKPK tak Ada Terobosan untuk Tingkat PAD

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved