Berita Bireuen
MPU, Kankemenag, DSI Bireuen Keluarkan Edaran, Ini Isinya
Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal
- Zakat dalam bentuk beras 1,5 bambu ditambah dua cengkung telapak tangan atau 10 kaleng susu cap Nona atau 2,8 kilogram (kg) beras per jiwa.
- Dalam keputusan bersama tersebut, kata Said, jika zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk uang, maka harus berpedoman kepada Mazhab Hanafi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Bireuen, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bireuen serta Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen beberapa hari lalu mengeluarkan edaran
Edaran yang ditangani Ketua MPU Bireuen, Kakankemenag Bireuen dan Plt Kadis Syariat Islam tersebut menyangkut besaran zakat fitrah tahun 1447 H/2026 M sebagai pedoman.
Kepala Sekretariat MPU Bireuen, Said Jamaluddin SE kepada Serambinews.com, Kamis (5/3/2026) mengatakan, edaran tersebut ditandatangani bersama isinya antara lain, zakat dalam bentuk beras 1,5 bambu ditambah dua cengkung telapak tangan atau 10 kaleng susu cap Nona atau 2,8 kilogram (kg) beras per jiwa.
Dalam keputusan bersama tersebut, kata Said, jika zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk uang, maka harus berpedoman kepada Mazhab Hanafi besaran seharga dengan 3,8 kilogram dari empat bahan pokok yang wajib dikeluarkan zakat, yaitu gandum putih, gandum merah dan kurma kering (tamar).
Kemudian, jika dikeluarkan dalam bentuk uang maka harus mengikuti Mazhab Hanafi dengan besaran seharga dengan 3,8 kilogram beras, maka tidak boleh dikeluarkan zakat fitrah dengan harga 2,8 kilogram dari empat jenis makanan pokok yang wajib dikeluarkan zakat fitrah yaitu gandum putih, gandum merah, kurma
kering (tamar) dan anggur kering/kismis.
Jika mengeluarkan dalam bentuk uang maka harus berpedoman kepada mazhab Hanafi maka tidak boleh dikeluarkan zakat fitrah dengan harga 2,8 kilogram beras tetapi wajib dengan harga 3,8 kilogram gandum putih, gandum merah, kurma kering atau anggur kering.
Dengan telah ada ketetapan besarannya, maka zakat fitrah sudah dapat dibayar di meunasah-meunasah, masjid, dan surau-surau di tempat tinggal masing-masing hingga sebelum shalat Idul Fitri.
Kepada petugas pengumpul zakat fitrah kita harapkan dapat melaksanakan tugasnya sesuai aturan,” harap Said Jamaluddin. (*)
Baca juga: Ketua DPRK Lhokseumawe Sebut SKPK tak Ada Terobosan untuk Tingkat PAD
| Dinkes Bireuen Skrining Kesehatan Pegawai Kantor Camat Gandapura |
|
|---|
| Air Sungai Meluap, Penyeberangan Ulee Jalan dan Pante Lhong Terganggu |
|
|---|
| Sumur Bor Telah Dibangun di Puskesmas Cot Ijue Peusangan Bireuen |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Gelar Aksi Damai, Ini Tanggapan Bupati Saat Jumpai Pengunjuk Rasa |
|
|---|
| KGS Gelar Aksi Damai di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Hak Korban Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Said-Jamaluddin-MPU.jpg)