Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tumpukan Kayu Kering Sisa Banjir Rawan Terbakar, Damkar Buka Layanan Pengaduan

DPKP Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan siaga kebakaran untuk mencegah insiden di rumah, lahan, dan tumpukan kayu sisa banjir.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
TUMPUKAN KAYU TERBAKAR - Petugas memadamkan api yang membakar tumpukan kayu sisa banjir di Tanjungkarang, Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu. DPKP Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan kebakaran. 

Ringkasan Berita:
  • DPKP Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan siaga kebakaran untuk mencegah insiden di rumah, lahan, dan tumpukan kayu sisa banjir.
  • Dalam sepekan terakhir, dua kebakaran terjadi di lokasi tumpukan kayu di Kotalintang dan Tanjungkarang akibat suhu tinggi.
  • Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan, memeriksa instalasi listrik/kompor, serta berhati-hati terhadap puntung rokok dan api terbuka.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan siaga bencana kebakaran.

Masyarakat diimbau menggunakan layanan ini untuk mencegah kebakaran rumah, lahan, termasuk tumpukan sisa kayu bekas banjir.

Plt Kadis Damkar dan Penyelamatan Aceh Tamiang, Ilham Malik mengungkapkan, dalam sepekan terakhir sudah dua kali terjadi kasus kebakaran di tumpukan kayu bekas banjir. 

Lokasi ini terletak di Kampung Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang dan Kampung Tanjungkarang, Kecamatan Karangbaru.

“Di Tanjungkarang, lokasinya dekat pesantren yang sempat viral karena dipenuhi kayu,” kata Ilham melalui Plt Kabid Damkar, Doni Indrawan, Senin (9/3/2026).

Doni menyampaikan, proses pemadaman api membutuhkan perjuangan keras karena api sudah membentuk bara. 

Baca juga: Suhu Terik, Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Tepi Sungai Tamiang Terbakar

“Proses pendinginan harus betul-betul diperhatikan karena sewaktu-waktu bisa memicu kebakaran susulan,” ungkapnya.

Ada beberapa faktor terjadinya kebakaran di lahan yang dipenuhi tumpukan kayu sisa banjir

Faktor paling utama merupakan suhu tinggi yang melanda Aceh Tamiang dalam sepekan terakhir. 

Suhu terik ini berpotensi menjadikan percikan api kecil menjadi kebakaran besar.

Doni Indrawan menyampaikan, bahwa layanan pengaduan yang mereka sediakan bagian dari tanggung jawab mencegah dini kebakaran. 

Nomor ini sebelumnya memang sudah tersedia dalam bentuk Layanan Siaga Kebencanaan (Lagak).

Baca juga: Tumpukan Kayu Eks Banjir Ancam Bendungan Keureuto, TA Khalid Fasilitasi Kesepakatan Pembersihan

Dalam kesempatan itu, DPKP Aceh Tamiang mengeluarkan imbauan berupa jangan membakar sampah dan lahan sembarangan.

Cek instalasi kompor dan listrik dengan aman, jangan buang puntung rokok, awasi api terbuka dan lilin, jauhkan bahan mudah terbakar dan hemat penggunaan listrik.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved