Pemulihan Aceh
Korban Banjir Matang Cincing Aceh Tamiang Dapat Bantuan Alat Dapur dari Unsam
Dosen dari Universitas Samudra (Unsam) menyalurkan bantuan perlengkapan dapur kepada warga terdampak bencana di Kampung Matang Cincin, Kecamatan
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA – Dosen dari Universitas Samudra (Unsam) menyalurkan bantuan perlengkapan dapur kepada warga terdampak bencana di Kampung Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang didanai oleh hibah internal Universitas Samudra tahun 2025 ini merupakan skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana 2026, yang dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026).
PkM ini diketuai Faoeza Hafiz Saragih, M.Sc dengan anggota tim Seprianto, S.Pd., M.Pd., Thursina Mahyuddin, S.Sos., MSP, Fiddini Alham, SP., M.Si., Siti Komariyah, S.Kel., M.Si., serta beberapa mahasiswa yang turut membantu kegiatan tersebut.
Dosen Unsam, Faoeza Hafiz Saragih, M.Sc, menyebutkan kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan datuk beserta perangkat desa, dengan penerima bantuan adalah masyarakat yang terdampak banjir.
Baca juga: Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Terpilih Aklamasi dalam Mubes
“Sementara bantuan yang diberikan berupa perlengkapan dapur seperti kompor gas, selang gas, dan tabung gas 3 kilogram,” sebutnya.
Faoeza menambahkan, berdasarkan hasil wawancara dengan datuk kampung, Sayiin mengungkapkan bahwa banyak warga desa terdampak banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.
Akibatnya, banyak rumah tangga yang kehilangan atau mengalami kerusakan harta benda serta kehilangan usaha yang dimiliki.
Oleh karena itu, pihak desa atau kampung sangat berterima kasih dan mengapresiasi Unsam yang memberikan bantuan melalui kegiatan PkM oleh tim dosen ke Kampung Matang Cincin.
Masyarakat penerima bantuan juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan dengan harapan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Tim pengabdian bersama perangkat desa juga berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk kembali menjalankan roda kehidupan seperti sebelumnya.
“Kita berharap bantuan yang telah disalurkan ini bisa mereka manfaatkan untuk menghasilkan produk yang dapat dijual kepada masyarakat sekitar,” pungkas dosen Unsam tersebut.(*)
| Fasilitas Olahraga Rusak Dihantam Banjir, Aceh Tamiang Gagal Jadi Tuan Rumah Event Bergengsi |
|
|---|
| Data Pascabencana Aceh Tengah 100 Persen Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
| Sudah 5 Bulan Terisolir, Warga Alue Wakie Nagan Raya Desak Pembangunan Jembatan Rangka Baja |
|
|---|
| Dijenguk Relawan Psikososial, Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Menangis Haru |
|
|---|
| Civil Insight USK Gaungkan Infrastruktur Tangguh, Aceh Bangkit Lebih Kuat Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/unsam-uiojkl.jpg)