Rabu, 6 Mei 2026

Gayo Lues

Gas 3 Kg Langka di Gayo Lues, Harga Tembus Rp 40 Ribu per Tabung

“Sudah susah kali dapatnya, kalau ada pun mahal. Kami jadi pusing mau masak apa untuk Lebaran,” ujar Jemiah (31), warga Blangpegayon

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
GAS 3 Kg - Gas 3 Kg, menjelang IdulFitri 1447 Hijriah, para ibu rumah tangga di Kabupaten Gayo Lues dibuat resah akibat kelangkaan LPG 3 kilogram. 

“Sudah susah kali dapatnya, kalau ada pun mahal. Kami jadi pusing mau masak apa untuk Lebaran,” ujar Jemiah (31), warga Blangpegayon

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Menjelang IdulFitri 1447 Hijriah, para ibu rumah tangga di Kabupaten Gayo Lues dibuat resah akibat kelangkaan LPG 3 kilogram. 

Kondisi ini mulai dirasakan sejak memasuki akhir Ramadhan dan hingga kini belum juga kembali normal.

Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut, terutama di tingkat pengecer. Kalaupun tersedia, harganya melonjak tinggi bahkan mencapai Rp40.000 per tabung, jauh di atas harga eceran yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sudah susah kali dapatnya, kalau ada pun mahal. Kami jadi pusing mau masak apa untuk Lebaran,” ujar Jemiah (31), warga Blangpegayon, Jumat (20/3/2026).

Selain mahal, warga juga mengeluhkan isi tabung yang diduga tidak penuh. Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan secara teknis dan masih sebatas perkiraan masyarakat.

Ipin, seorang pengusaha warung kopi, meminta pihak terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi sebenarnya, mengingat LPG merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

“Pemerintah harus sensitif dengan situasi seperti ini. Jangan sampai karena ulah segelintir oknum, masyarakat luas yang dirugikan,” ujarnya.

Warga menduga kelangkaan ini dipicu oleh distribusi yang tidak lancar. Selain itu, muncul dugaan adanya oknum pengecer yang menimbun barang untuk dijual kembali dengan harga tinggi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Terlebih, kebutuhan memasak meningkat drastis menjelang Hari Raya IdulFitri.

Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat terkait segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan pasokan LPG 3 kilogram serta memastikan harga tetap sesuai regulasi yang berlaku.(*)

Baca juga: Gas 3 Kg Subsidi Pemerintah Langka di Pidie, Warga Miskin Harus Antre Panjang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved