Rabu, 29 April 2026

Nagan Raya

Unik, Idul Fitri 1447 Hijriah di Nagan Raya Dirayakan Tiga Hari Berbeda

Masyarakat Nagan Raya, merayakan Hari Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 dengan 3 hari berbeda atau tiga versi...

Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
TAKBIRAN - Kendaraan mengikuti takbiran di Nagan Raya, Jumat malam. Unik, Idul Fitri 1447 Hijriah di Nagan Raya Dirayakan Tiga Hari Berbeda. 

Ringkasan Berita:
  • Nagan Raya merayakan Idulfitri dalam tiga hari berbeda: Kamis, Jumat, dan Sabtu.
  • Perbedaan terjadi antara jamaah Syattariyah, Muhammadiyah, dan pemerintah.
  • Meski berbeda, masyarakat tetap hidup rukun dan kondusif.

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Masyarakat Nagan Raya, merayakan Hari Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 dengan 3 hari berbeda atau tiga versi yakni pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Meski terjadi perbedaan 1 Syawal, namun warga di kabupaten penghasil batu giok itu tetap aman dan kondusif.

Tiga hari berbeda yakni warga Nagan Raya yang pengikut Jamaah Tarikat Syattariah atau pengikut Abu Peleukung berlebaran hari Kamis (19/3/2026) setelah sebelumnya mereka berpuasa genap 30 hari.

Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan SH MH, menjadi khatib shalat Idul Fitri jamaah Syattariyah di Masjid Peuleukung, Nagan Raya dengan imana Abu Said Kamaruddin yang diikuti ribuan jamaah berlangsung di Masjid Desa Peleukung Kecamatan Seunagan Timur.

Dalam kesempatan itu, TRK sapaan Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat Nagan Raya untuk tetap menjaga keharmonisan dan saling menghargai.

TRK juga minta jamaah agar segera ikut tarekat mengingat situasi saat ini jauh sangat berbeda dan ini perlu di garis bawahi, bahwa ini sangat penting untuk dilaksanakan agar dapat menjadi jamaah tarekat yang sah.

Lalu pada Jumat (20/3/2026) warga Muhammadiyah Nagan Raya melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid At-Taqwa di Gampong Kuta Makmu, Kecamatan Kuala dengan khatib Edy Saputra, Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Barat sekaligus dosen STAIN Tengku Dirundeng Meulaboh.

Shalat tersebut dengan telah genap berpuasa 30 hari dan masuk 1 Syawal  Muhammadiyah berlangsung dengan penuh khidmat dan pelaksanaan ini bagi warga Muhammadiyah merujuk pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tokoh masyarakat sekaligus pengurus Masjid At-Taqwa yang juga bertindak sebagai imam, Drs HM Basir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini.

"Pelaksanaan ini merupakan buah dari kesepakatan bersama masyarakat gampong," jelasnya.

Baca juga: Lagi, Bupati Nagan Raya TRK Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Angin Kecang

Terakhir, warga Nagan Raya yang merayakan mengikuti pemerintah jatuh 1 Syawal pada Sabtu 21 Maret 2026 yang shalat tersebar di sejumlah masjid antara lain Masjid Agung Baitul A'la atau Masjid Giok dengan khatib Tgk Junaidi Ibas.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan pada Jumat malam melepas takbiran keliling di masjid giok yang diikuti ribuan warga Nagan Raya.(*)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved