Jumat, 24 April 2026

Karhurla

BPBD Aceh Besar Waspadai Potensi Kebakaran Jelang Musim Kemarau

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran

Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
Gumpalan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (25/8/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sara Masroni | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Kepala Pelaksanaan (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya suhu dan kondisi cuaca dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Aceh Besar dan sekitarnya. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dalam beberapa hari terakhir hingga ke depan, suhu udara di Aceh Besar cukup panas. Ini karena kita sudah memasuki masa kemarau, sehingga intensitas awan berkurang dan sinar matahari lebih dominan,” ujar Ridwan Jamil melalui keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, posisi matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa turut memicu peningkatan suhu di sejumlah wilayah, termasuk Aceh Besar, Kota Banda Aceh, dan Sabang. Minimnya pembentukan awan juga menyebabkan panas terasa lebih menyengat pada siang hari.

Baca juga: Cegah Karhutla, Personel Polsek Trumon Gencarkan Sosialisasi kepada Masyarakat

Selain itu, BPBD juga memantau munculnya sejumlah titik panas di wilayah Aceh Besar dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu terjadinya kebakaran lahan apabila tidak diantisipasi secara serius.

Di tengah kondisi tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran, terutama saat membersihkan lahan atau kebun, karena berisiko menyebabkan api meluas dan sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun. Hal ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa meluas dan berdampak besar terhadap lingkungan maupun keselamatan warga,” tegas Ridwan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Aceh Besar bersama petugas pemadam kebakaran telah menyiagakan personel di sejumlah titik. Sedikitnya, 10 pos siaga disiapkan untuk memantau kondisi wilayah serta memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Kalaksa BPBD Aceh Besar itu menambahkan, kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Kami telah menyiagakan personel di 10 pos yang ada. Ini untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan penanganan dapat dilakukan secara cepat jika terjadi kebakaran,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved