Pendidikan
Pemkab Aceh Besar Tuntaskan Pembayaran TPG, Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menuntaskan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para tenaga pendidik. Kebijakan ini
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Besar menyadari peran strategis guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.
- Karena itu, kesejahteraan tenaga pendidik akan terus menjadi prioritas dalam kebijakan pendidikan daerah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menuntaskan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para tenaga pendidik. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus mendorong mutu pendidikan di daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., memastikan seluruh pembayaran TPG telah rampung tanpa menyisakan tunggakan untuk periode yang menjadi hak para guru.
“Alhamdulillah, seluruh pembayaran Tunjangan Profesi Guru di Kabupaten Aceh Besar telah kami selesaikan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak-hak guru terpenuhi tepat waktu,” ujar Rahmawati, Selasa (30/3/2026).
Ia menjelaskan, TPG merupakan instrumen penting dalam mendukung profesionalisme guru. Dengan terpenuhinya tunjangan tersebut, para pendidik diharapkan dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya mendidik generasi muda.
Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Sambut ‘Angin Segar’ untuk Guru-Dosen, Tambahan Rp 5,8 Triliun TPG dan TPD
Menurut Rahmawati, proses pencairan TPG melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) serta instansi terkait lainnya. Meski sempat menghadapi kendala administratif, seluruh tahapan akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.
“Kami terus melakukan perbaikan sistem administrasi dan koordinasi agar ke depan proses pencairan bisa lebih cepat dan efisien. Kendala yang ada menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkab Aceh Besar menyadari peran strategis guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kesejahteraan tenaga pendidik akan terus menjadi prioritas dalam kebijakan pendidikan daerah.
“Jika kesejahteraan guru terjamin, maka kualitas pembelajaran juga akan meningkat. Ini menjadi dasar kami untuk terus memperjuangkan hak-hak guru,” tambahnya.
Selain itu, Pemkab Aceh Besar juga berkomitmen meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran pendidikan melalui penguatan sistem digitalisasi dalam proses administrasi dan pelaporan.
Rahmawati turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Besar.
“Dengan sinergi yang baik, kami optimistis dapat mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.(*)
| Wali Kota Dorong Guru di Banda Aceh Melek Teknologi dan AI, Ini Alasannya |
|
|---|
| Putra Pidie Terbitkan Buku Gagasan Pendidikan untuk Membangun Peradaban Berintegritas |
|
|---|
| Membanggakan, Siswa SMA Mosa Aceh Raih Juara Olimpiade Seni dan Bahasa Nasional |
|
|---|
| Krisis Anggaran, Pesantren Al-Mujaddid Sabang Terancam Tutup dan Kembalikan Pengelolaan ke Pemko |
|
|---|
| Proses Belajar Mengajar SMA Akan Segera Dibuka di Beutong Ateuh Nagan Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TPG-y9ijnm.jpg)