Berita Sabang
Posyandu Sukakarya Jadi Garda Awal Deteksi Kesehatan Ibu dan Anak di Sabang
Puskesmas Sukakarya terus mengoptimalkan peran Posyandu sebagai layanan kesehatan dasar untuk memantau kondisi ibu hamil, bayi, dan balita
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Puskesmas Sukakarya mengoptimalkan Posyandu sebagai layanan dasar untuk memantau kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita di Sabang.Posyandu berfungsi sebagai deteksi dini masalah kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi gizi dan pola asuh.Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting agar layanan ini efektif dalam mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Puskesmas Sukakarya terus mengoptimalkan peran Posyandu sebagai layanan kesehatan dasar untuk memantau kondisi ibu hamil, bayi, dan balita di tingkat gampong selama April 2026.
Kegiatan Posyandu yang digelar rutin ini tidak hanya berfokus pada penimbangan berat badan dan imunisasi, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini masalah kesehatan serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Kepala Puskesmas Sukakarya, Fadhiah Hanum, mengatakan Posyandu merupakan titik layanan terdekat yang memungkinkan masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang lebih besar.
“Posyandu menjadi tempat awal untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan anak. Jika ditemukan indikasi masalah, bisa segera ditindaklanjuti lebih cepat,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Tiket Penyeberangan Sabang Kini Full Online, Penjualan Manual Dihentikan
Pelaksanaan Posyandu dilakukan secara bergilir di sejumlah gampong dalam wilayah kerja Puskesmas Sukakarya, seperti Bungong Lawang, Melati, Asoka, Lidah Buaya, Teratai, Anyelir, Raflesia, Merak, Sakura, Bina Sejahtera, Delima, hingga Matahari.
Pola ini diterapkan untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan yang merata.
Selain pelayanan kesehatan, Posyandu juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi bagi keluarga terkait gizi, pola asuh anak, serta pencegahan penyakit.
Hal ini dinilai penting untuk menekan risiko stunting dan gangguan kesehatan lainnya sejak dini.
Optimalisasi layanan Posyandu
Puskesmas mencatat, tingkat kehadiran masyarakat masih menjadi tantangan dalam optimalisasi layanan Posyandu.
Karena itu, partisipasi aktif warga, khususnya orang tua balita, dinilai krusial agar pemantauan kesehatan dapat berjalan efektif.
Dengan pendekatan berbasis komunitas, Posyandu diharapkan tetap menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan preventif di tingkat gampong serta mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan di Kota Sabang.
Baca juga: Mulai Mei 2026, Sebagian Masyarakat Aceh Tidak Lagi Ditanggung JKA
| Kunjungi SDN 5 Sabang, Kak Ana Kembali Ajak Perbanyak Makan Ikan |
|
|---|
| Kunjungi Sekolah di Sabang, Kak Na Ajak Siswa Perbanyak Konsumsi Ikan |
|
|---|
| Tiga Pelayaran Kapal Cepat Layani Rute Sabang–Banda Aceh Besok |
|
|---|
| TWA Tugu Kilometer Nol Sabang Dikelola Bersama, TA Khalid Soroti Potensi Wisata dan Ekonomi |
|
|---|
| Jadwal Penyeberangan Sabang-Banda Aceh Hari Ini 4 Mei 2026, Ini Rincian Jam Keberangkatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Posyandu-Sukakarya-Jadi-Garda-Awal-Deteksi-Kesehatan-Ibu-dan-Anak-di-Sabang.jpg)