Jumat, 24 April 2026

Berita Simeulue

Hujan Deras Landa Simeulue, Banjir Rendam Rumah & Jalan, Dua Jembatan Rusak

“Untuk sementara, banjir terjadi di sejumlah lokasi di setiap kecamatan. Ada juga laporan jembatan putus, longsor, dan pohon tumbang. Namun...

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
TERENDAM BANJIR - Kondisi Genangan air di desa Suka Karya, tepatnya di SMP 2 Simeulue Timur, Sinabang, Jumat (3/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras sejak Jumat (3/4/2026) menyebabkan banjir di Kabupaten Simeulue, merendam puluhan rumah warga dan menggenangi ruas jalan antar kecamatan.
  • BPBD Simeulue melaporkan banjir terjadi di 11 kecamatan, dengan kerusakan infrastruktur termasuk dua jembatan.
  • Warga di Desa Lalla Bahagia bergotong royong membersihkan material kayu yang tersangkut di bawah jembatan.
  • Selain banjir, dilaporkan juga tanah longsor dan pohon tumbang yang sempat menghambat akses warga.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SIMEULUE – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Simeulue sejak Jumat (3/4/2026) pagi menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Air merendam puluhan rumah warga serta menggenangi ruas jalan antar kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue, T Ridwan, mengatakan banjir terjadi hampir di 11 kecamatan akibat intensitas hujan yang tinggi.

“Benar, ada puluhan rumah warga yang terendam banjir. Saat ini tim masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan,” ujar Ridwan kepada Serambi.

Selain merendam permukiman dan jalan, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur.

Dua jembatan dilaporkan terdampak, masing-masing jembatan penghubung di Jalan Nancawa–Sinabang, Desa Suak Lamatan, Kecamatan Teupah Selatan, serta jembatan di Desa Lalla Bahagia, Kecamatan Salang.

Di Desa Lalla Bahagia, warga bergotong royong membersihkan material kayu yang tersangkut di bawah jembatan.

Baca juga: Bantuan Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Disalurkan

Namun, struktur jembatan dilaporkan mengalami kemiringan akibat derasnya arus banjir.

BPBD juga menerima laporan adanya tanah longsor di beberapa titik serta pohon tumbang yang sempat menghambat akses warga.

“Untuk sementara, banjir terjadi di sejumlah lokasi di setiap kecamatan. Ada juga laporan jembatan putus, longsor, dan pohon tumbang. Namun, tidak ada korban jiwa. Kerugian masih dalam proses pendataan karena petugas masih memantau kondisi di lapangan,” jelasnya.

Hingga saat ini, tim BPBD Simeulue terus melakukan pemantauan dan penanganan di berbagai wilayah terdampak.(*)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved