Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Besar

Sentuhan Hati Para Guru, 34 Anak Yatim di SMPN 1 Mesjid Raya Terima Santunan Penuh Haru

di SMP Negeri 1 Mesjid Raya, saat para guru menyantuni 34 siswa yatim, piatu, dan yatim piatu, Selasa (7/4/2026).

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
PENYERAHAN SANTUNAN - Dewan guru SMPN 1 Mesjid Raya, Aceh Besar, berfoto bersama usai penyerahan santunan untuk 34 anak yatim di aula SMP 1 Mesjid Raya, Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (7/4/2026). 
Ringkasan Berita:Guru di SMP Negeri 1 Mesjid Raya menyantuni 34 siswa yatim, piatu, dan yatim piatu dalam suasana penuh haru.
 
Kegiatan ini lahir dari kepedulian para guru, bukan program formal, untuk menunjukkan bahwa siswa tidak sendiri.
 
Aksi tersebut menjadi wujud empati sekaligus harapan agar kepedulian terhadap anak yatim terus berlanjut.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Keikhlasan tak selalu datang dari hal besar, tetapi dari kepedulian yang tumbuh diam-diam. 

Itulah yang terlihat di SMP Negeri 1 Mesjid Raya, saat para guru menyantuni 34 siswa yatim, piatu, dan yatim piatu, Selasa (7/4/2026).

Suasana haru tak terelakkan. Sejumlah siswa tampak menunduk, menggenggam santunan yang diberikan.

Sementara para guru hadir bukan sekadar memberi, tetapi juga menguatkan menjadi pelukan hangat bagi mereka yang kehilangan.

Kegiatan ini bukan program formal, melainkan lahir dari nurani para guru PNS yang tergerak untuk berbagi.

Dari ruang-ruang kelas hingga ruang guru, gagasan sederhana itu tumbuh menjadi aksi nyata.

Baca juga: Tekankan Keselamatan, Kapolres Abdya Imbau Orang Tua dan Guru Atasi Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah

“Santunan ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi bagaimana kami ingin anak-anak ini merasa tidak sendiri,” ujar salah seorang Guru.

Sebanyak 34 siswa menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung sederhana, namun sarat makna.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya empati dan kepedulian.

Kolaborasi nilai kemanusiaan

Gerakan ini menjadi langkah awal. Para guru berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut, bahkan meluas, menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan perhatian.

Di sisi lain, aksi ini juga sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat kepedulian terhadap anak yatim

Kolaborasi nilai kemanusiaan seperti ini diyakini menjadi pondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli.

Baca juga: Suara dan Harapan dari Mesjid Raya: Mohon Tambah Jalur Trans Koetaradja Hingga Krueng Raya

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved