Demo Kejari Langsa
Pendemo Bakar Ban Bekas di Depan Pintu Masuk Kejari Langsa
Aksi unjuk rasa ini mereka lakukan tepat dipintu masuk Kantor Kejari Langsa, di sana mereka mendapat pengawalan aparat Kepolisian dari Polres Langsa.
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pengunjuk rasa yang mengatasnanamakan dirinya Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi, membakar ban bekas saat menggelar aksinya di depan pintu masuk Kantor Kejari Langsa.
- Ban mobil bekas ini mereka bakar di jalan, setelah sebelumnya para pengunjuk rasa menyuarakan kritikannya kepada Kejari Langsa, terkait penanganan korupsi di daerah ini.
- Aksi yang dikawal puluhan aparat Kepolisian Polres Langsa ini berlangsung dalam suasana terik, namun tidak menyurutkan para pemuda ini menyuarakan aspirasinya
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Pengunjuk rasa yang mengatasnanamakan dirinya Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi, membakar ban bekas saat menggelar aksinya di depan pintu masuk Kantor Kejari Langsa.
Ban mobil bekas ini mereka bakar di jalan, setelah sebelumnya para pengunjuk rasa menyuarakan kritikannya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, terkait penanganan korupsi di daerah ini.
Sementara dari pihak Kejari Langsa waktu itu yang menerima para demonstran Kasi Intelijen, Fadly Setiawan, SH, MKn, Kasipidsus, Salfina PA, SH, MH, sedangkan Kajari Adi Tyogunawan, SH, MH, sedang tidak berada di setempat.
Aksi yang dikawal puluhan aparat Kepolisian Polres Langsa ini berlangsung dalam suasana terik, namun tidak menyurutkan para pemuda Langsa ini menyuarakan aspirasinya kepada lembaga Kejaksaan tersebut.
Baca juga: Breaking News: Puluhan Orang Demo ke Kejari Langsa Terkait Penanganan Kasus Korupsi
Aksi Demo Terkait Penanganan Korupsi dan Batuan Banjir
Belasan orang melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, terkait penanangam kasus korupsi termasuk bantuan banjir, Rabu (8/4/2026).
Para pengunjuk rasa mulai datang ke Kantor Kejaksaan setempat sekitar pukul 11.20 WIB, setelah sebelumnya berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa.
Aksi unjuk rasa ini mereka lakukan tepat dipintu masuk Kantor Kejari Langsa, di sana mereka mendapat pengawalan aparat Kepolisian dari Polres Langsa.
Pengunjuk rasa mengatasnamankan Gerakan Bersam8a Rakyat Anti Korupsi, membawa sejumlah poster, diantaranya bertuliskan "excavator berkarat kami masyarakat melihat, stop korupsi, satu kata untuk koruptor, lawan, serta lainnya".
Penanngung jawab aksi, Wahyu Ramadhana, mengatakan, aksi unnukrasa mereka lakukan Pemuda Langsa ini untuk menyuarakan tetang keserahan masyarakat terkait korupsi yang terjadi daerah ini.
Wahyu juga menegaskan aksi mereka lakukan iti murni tanpa ada ditunggangi, tanpa ada kepentingan, bukan untuk mencari panggung, tetapi aksi ini mereka gelar agar tegaknya keadilan dan berjalannya supremasi hukum di Kota Langsa, untuk menjerat para koruptor-koruptor yang mencuri uang rakyat.
"Gerakan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian pemuda Langsa agar bersih dari korupsi, walaupun ada oknum-oknum tidak senang yang swngaja mengisukan demo kami ini ditunggangi dan membawa kepentingan, kami pastikan itu tidak benar," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-pengunjuk-rasa-saat-melakukan-aksi-bakar-ban-di-depan-Kantor-Kejaksaan-Negeri-Langsa.jpg)