Nurlis Jadi Jubir Pemerintah Aceh
Eks Jurnalis Kawakan Jadi Jubir Pemerintah Aceh, Ini Profil Nurlis E Meuko
Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi menunjuk Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh mendampingi Ampon Man.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi menunjuk Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh mendampingi Ampon Man.
- Sosok multitalenta ini memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik, akademisi, hukum, hingga politik.
- Dengan latar belakang lintas sektor, publik menanti perannya dalam memperkuat transparansi informasi dan menjembatani kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem disebut telah resmi menunjuk Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh pada Selasa (14/4/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Jubir, Nurlis akan mendampingi Teuku Kamaruzzamam alias Ampon Man yang telah menjadi Jubir sejak awal Pemerintahan Mualem-Dek Fadh.
Hadirnya Nurlis di barisan Jubir Pemerintah Aceh tentu membawa angin segar bagi transparansi informasi di Aceh.
Sebab, berdasarkan penelusuran Serambinews.com, sosok yang akrab dikenal dengan panggilan Nurlis E Meuko ini, bukan orang baru di dunia literasi dan politik.
Ia merupakan figur multitalenta yang sudah malang melintang dalam dunia jurnalistik, politik, hingg akademisi.
Jauh sebelum terjun ke dunia pendidikan, Nurlis merupakan seorang jurnalis. Rekam jejaknya dalam dunia pers pun juga begitu mentereng.
Dari data yang dihimpun Serambinews.com, Nurlis pernah menulis di sejumlah media nasional ternama di Indonesia.
Baca juga: Sah! Nurlis Effendi Jadi Jubir Pemerintah Aceh, Posisi Ampon Man Tetap
Di antaranya Majalah GATRA, Majalah FORUM Keadilan, Majalah TEMPO, VIVAnews.com, hingga BeritaSatu.com.
Di Aceh, ia juga pernah berkarier di laman Atjehpost.com, Majalah The Atjeh, dan Tabloid The Atjeh Times.
Sederet rekam jejak di media ini tentu menjadi sebuah modal kuat bagi Nurlis untuk mengelola narasi publik pemerintah.
Tak hanya itu, di dunia pendidikan, Nurlis juga telah menyandang gelar Doktor Hukum dan mengajar di berbagai kampus ternama.
Gelar tersebut diraihnya di Universitas Borobudur.
Sebelumnya, ia menamatkan Program Sarjana Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).
Kemudian, Nurlis melanjutkan jenjang pendidikannya di Program Magister Hukum di Universitas Batam.
Di luar dunia akademik, Nurlis juga merupakan seorang advokat (lawyer) dan tenaga ahli di berbagai lembaga.
Termasuk sebagai Staf Ahli Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah.
Baca juga: Dr Nurlis: Saya Bukan Politisi Sesat
Sementara di kancah politik, Nurlis kini juga menduduki jabatan strategis, yakni dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPP Partai Aceh (PA).
Posisi ini membuat dirinya bisa berkomunikasi intens dengan Gubernur Mualem yang merupakan Ketua Umum DPP PA.
Dengan latar belakang lintas sektor ini, publik sangat menanti tandem Nurlis dan Ampon Man dalam menjembatani kebijakan Pemerintah Aceh kepada masyarakat luas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Nurlis-Effendi-ditunjuk-sebagai-Juru-Bicara-Pemerintah-Aceh_20260414.jpg)