Jakarta
DWP UIN Ar-Raniry Hadiri Rakornas Kemenag, Perkuat Peran Perempuan Berbasis Kampus
Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Ar-Raniry menghadiri Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kementerian Agama..
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Dharma Wanita Persatuan UIN Ar-Raniry menghadiri Halalbihalal dan Rakornas DWP Kementerian Agama 2026 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk memperkuat peran perempuan berbasis kampus.
- Ketua DWP UIN Ar-Raniry, Sofiatuddin Syah, menyebut kegiatan ini menjadi momentum menyelaraskan program kerja dengan kebijakan pusat serta memperkuat kontribusi perempuan di masyarakat.
- Rakornas juga menekankan pentingnya inovasi program.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Ar-Raniry menghadiri Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kementerian Agama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Ketua DWP UIN Ar-Raniry, Sofiatuddin Syah menyampaikan, kehadiran pihaknya bersama sejumlah pengurus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan berbasis kampus, dalam agenda pemberdayaan di tingkat nasional.
Partisipasi pihak menegaskan komitmen perguruan tinggi keagamaan dalam mendorong kontribusi nyata perempuan, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga di tengah masyarakat.
Dikatakan, keikutsertaan DWP UIN Ar-Raniry dalam Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan organisasi di tingkat kampus. “Rakornas ini memberi ruang bagi kami untuk menyelaraskan program kerja dengan kebijakan pusat, sekaligus memperkuat peran DWP berbasis kampus agar lebih adaptif dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Sofiatuddin.
Forum Rakornas diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai daerah dan menjadi ruang konsolidasi organisasi untuk merumuskan arah program ke depan. Bagi DWP UIN Ar-Raniry, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring nasional sekaligus menyelaraskan program kerja berbasis kampus dengan kebijakan pusat.
Sementara Penasihat DWP Kemenag, Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar menekankan, perempuan memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan. “DWP Kementerian Agama dituntut tidak hanya hadir sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai kekuatan yang memberikan dampak nyata dan pemberdayaan,” ujarnya.
Baca juga: Apresiasi Kinerja Bank Aceh di Tengah Pemulihan Pascabencana, Ini Kata Rektor UIN Ar-Raniry
Di sisi lain, Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin menambahkan, organisasi yang dipimpinnya dalam dua tahun terakhir telah menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan “Gebyar Ramadan 1447 H” yang mencakup penyaluran puluhan ribu paket sembako, santunan anak yatim, hingga bantuan bagi kelompok rentan.
Ia menyebut Rakornas menjadi momentum untuk mendorong lahirnya program inovatif yang lebih terukur, dengan fokus pada isu-isu strategis seperti literasi digital, kemandirian ekonomi, dan penguatan ketahanan keluarga.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya integritas perempuan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. Ia menilai Dharma Wanita memiliki peran penting sebagai wajah keteladanan. “Ibu-ibu adalah orang-orang terpilih. Jangan sampai kita salah model. Peran Dharma Wanita sangat krusial di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-DWP-UIN-Ar-Raniry-Sofiatuddin-Syah-bersama-sejumlah-pengurus-di-Jakarta.jpg)