Kamis, 16 April 2026

Harga Emas

Harga Emas di Aceh Tamiang Masih Tinggi, Pascabanjir, Warga Cenderung Jual

Kondisi ini terjadi di tengah melemahnya daya beli masyarakat pascabanjir bandang yang melanda wilayah ini pada 26 November 2025.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews/Rahmad Wiguna
EMAS MAHAL - Aktivitas di Toko Emas Nusantara, Kualasimpang, Aceh Tamiang, Kamis (16/4/2026) didominasi aksi jual dampak tingginya harga emas. 
Ringkasan Berita:
  • Harga emas di Aceh Tamiang masih tinggi, dengan emas London Rp8,5 juta per mayam dan 97 persen Rp8,4 juta per mayam dalam sepekan terakhir.
  • Pascabanjir 26 November 2025, daya beli melemah, warga lebih banyak menjual emas untuk kebutuhan perbaikan rumah.
  • Kenaikan harga dipicu faktor global, termasuk konflik Iran–Israel yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan harga emas.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Harga emas di Kabupaten Aceh Tamiang masih bertahan tinggi dalam sepekan terakhir.

Kondisi ini terjadi di tengah melemahnya daya beli masyarakat pascabanjir bandang yang melanda wilayah ini pada 26 November 2025.

Abdul Hafiz, karyawan Toko Emas Nusantara, mengatakan harga emas jenis London saat ini berada di angka Rp8.500.000 per mayam.

“Sudah bertahan sekitar seminggu terakhir,” ujarnya saat ditemui di Komplek Pertokoan Kencana Indah, Kota Kualasimpang, Kamis (16/04/2026).

Sementara emas dengan kadar 97 persen dijual Rp8.400.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.

Adapun emas 22 karat berada di kisaran Rp1.950.000 per gram.

Baca juga: Update Harga Emas di Abdya Hari Ini, Emas Perhiasan Bertahan, Antam Turun

Menurut Hafiz, pascabanjir bandang tren transaksi masyarakat cenderung didominasi penjualan emas.

Warga, kata dia, banyak melepas perhiasan untuk memenuhi kebutuhan perbaikan rumah dan perabotan.

“Kalau setelah banjir ini, masyarakat lebih banyak menjual emasnya untuk perbaikan rumah dan kebutuhan lain,” katanya.

Ia menilai tingginya harga emas saat ini turut dipengaruhi situasi global, terutama konflik yang terjadi antara Iran dan Israel.

Kondisi tersebut berdampak pada ketidakstabilan ekonomi, termasuk harga komoditas emas.

Hafiz berharap konflik tersebut segera mereda agar kondisi ekonomi kembali stabil. Ia juga berharap masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir dapat segera pulih dan bangkit dari keterpurukan ekonomi. (mad)

Baca juga: Harga Emas di Langsa Kembali Naik Rp 8,9 Juta Per Mayam, Edisi 15 April 2026

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved