Selasa, 28 April 2026

Berita Pidie

Bulog Sigli Edukasi Puluhan Siswa Seputar Ketahanan Pangan Nasional

Kunjungan siswa SMKN 1 Sigli didominasi perempuan, diawali dengan pertemuan hingga dialog interaktif di Bulog Sigli.

|
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Muhammad Nazar
GUDANG BULOG : Petugas Bulog Sigli berfoto bersama dengan puluhan siswa SMKN 1 Sigli, di Gudang Bulog, Gampong Dayah Teungoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Rabu (22/4/2026). Kegiatan itu dilakukan saat siawa berkunjung ke Gudang Bulog Sigli. 

Ringkasan Berita:Perum Bulog Cabang Sigli mengedukasi siswa SMK Negeri 1 Sigli tentang swasembada dan ketahanan pangan melalui kunjungan ke gudang Bulog di Pidie.
 
Siswa mendapat pemahaman soal distribusi beras, ketersediaan pangan, dan stabilitas harga untuk menumbuhkan peran generasi muda di sektor pangan.
 
Andi Amran Sulaiman menyebut stok cadangan beras pemerintah naik dari 1,5 juta ton (2023) menjadi 4,9 juta ton pada April 2026.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Perum Bulog Kantor Cabang Sigli mengedukasi puluhan siswa SMK Negeri 1 Sigli, seputar swasembada pangan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap ketahanan pangan nasional.

Edukasi itu dilakukan petugas Bulog di Gudang Bulog di Gampong Dayah Teungoh, Kecamatan Pidie, Rabu (22/4/2026), saat siswa berkunjung ke gudang tersebut. 

Kunjungan siswa SMKN 1 Sigli didominasi perempuan, diawali dengan pertemuan hingga dialog interaktif di Bulog Sigli

“Edukasi tersebut untuk memupuk rasa kebanggaan, bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan, khususnya beras,” kata Pemimpin Cabang Perum Bulog Sigli, Ahmad Fadly di Pidie, kepada Serambinews.com, Rabu (22/4/2026)

Menurutnya, edukasi kepada siswa SMK Negeri 1 Sigli, dengan sasaran supaya generasi muda mampu memahami Indonesia yang telah mandiri dalam sektor pangan.

Baca juga: Dosen Antropologi Unimal jadi Pembicara di Forum Internasional Industri Kerbau di China

Tak hanya itu,  kegiatan tersebut untuk mendorong siswa supaya terus belajar, sehingga ke depan mampu berkonstribusi dalam mewujudkan swasembada pangan. Juga bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

“Melalui edukasi tersebut, siswa hendaknya dapat memahami pengelolaan pangan yang dilakukan Bulog, untuk mendukung pencapaian swasembada pangan,” ujarnya.

Dikatakan, puluhan siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga ketersediaan pangan, guna memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga di  pasar.

“Kita memberi pemahaman kepada siswa, agar tidak perlu khawatir, karena ketersediaan beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Sahilna dan Nazira Humaira, siswi SMK Negeri 1 Sigli, Rabu (22/4/2026) menjelaskan, edukasi yang diberikan Bulog tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, sebab bisa menambah pengetahuan tentang ketahanan pangan.

Baca juga: Kenaikan Harga LPG 12 Kg di Pidie Cekik Pelaku Usaha, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang

“Kami diberikan pemahaman terhadap proses distribusi beras, yang dimulai dari petani hingga ke gudang. Dengan begitu, akan menambah wawasan bagi siswa,” ujarnya. 

Perkuat ketahanan pangan

Untuk diketahui, Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan, stok cadangan beras pemerintah atau CBP meningkat 222 persen dalam dua tahun terakhir.

Adalah dari 1,5 juta ton pada 2023 menjadi 4,9 juta ton pada pertengahan April 2026.

Dinamika global yang diwarnai berbagai tantangan, termasuk potensi krisis pangan, Indonesia dinilai semakin siap. 

Ketahanan pangan nasional terus diperkuat sebagai bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan. (*)

Baca juga: Sosok Raja Khatami asal Bireuen, Merintis Bisnis dari Muda Hingga Jatuh Cinta pada Gadis Pidie

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved