Kamis, 23 April 2026

Berita Bireuen

Bupati Bireuen Buka Bimtek Bagi Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen menjadi ujian berat yang meninggalkan luka mendalam bagi daerah

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST membuka kegiatan sosialisasi penanganan darurat bencana hydro metereologi dalam rangka bimbingan teknis tim pendataan rumah rusak tahap II yang berlangsung, Rabu (22/4/2026) siang di aula lama Setdakab Bireuen 
Ringkasan Berita:Bupati Bireuen, Mukhlis membuka bimtek pendataan rumah rusak tahap II pascabencana banjir dan longsor 2025.
 
Sebanyak 212 enumerator dilibatkan untuk verifikasi dan validasi 26.741 rumah agar bantuan tersalurkan adil dan tepat sasaran.
 
Kegiatan ini menjadi upaya korektif setelah pendataan tahap I masih menimbulkan protes masyarakat.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST membuka kegiatan sosialisasi penanganan darurat bencana hydro metereologi dalam rangka bimbingan teknis tim pendataan rumah rusak tahap II yang berlangsung, Rabu (22/4/2026) siang di aula lama Setdakab Bireuen

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Ir Marwan ST MT mengatakan, kegiatan ini digelar setengah hari, diikuti 212 enumerator dari TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, jurnalis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan masyarakat dan pemateri dari BNPB.

Kegiatan ini dilanjutkan besok atau hari Kamis (23/4/2026) dengan pesertanya tenaga kompilator dari BPBD Bireuen, jelas Marwan dalam acara dihadiri Sekda, Asisten III dan pejabat BNPB.

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST dalam sambutannya mengatakan, ingatan semua pihak tentu masih segar pada peristiwa memilukan di bulan November 2025 yang lalu. 

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen menjadi ujian berat yang meninggalkan luka mendalam bagi daerah.

Baca juga: Bupati Bireuen Mukhlis Turunkan Alat Berat Atasi Banjir di Peusangan Selatan

Sebagai bentuk tanggung jawab, pada awal tahun ini Pemkab Bireuen telah melakukan pendataan rumah alami kerusakan dampak banjir. 

Meskipun tahap I masih terdapat kekeliruan dan kesilapan teknis menyebabkan adanya sanggahan serta protes masyarakat.

Hal itu menjadi evaluasi penting, akibatnya, masih banyak warga yang belum tersentuh bantuan.

"Inilah alasan fundamental mengapa hari ini kita berdiri di sini. Verifikasi dan Validasi Rumah Rusak Tahap II, bukan sekadar lanjutan proses administratif, melainkan upaya korektif agar bantuan materil maupun moril dapat terdistribusi secara merata dan adil. Kita tidak ingin ada satupun masyarakat Bireuen yang berhak, namun terabaikan," harapnya.

Baca juga: Sosok Raja Khatami asal Bireuen, Merintis Bisnis dari Muda Hingga Jatuh Cinta pada Gadis Pidie

Semangat kebersamaan

Pada tahap kedua ini, akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap 26.741 rumah. Ini jumlah sangat besar dan tentunya membutuhkan kerja keras, ketelitian, serta integritas yang tinggi dari seluruh tim.

Sebanyak 212 orang telah dipersiapkan untuk melaksanakan tugas ini, yang terdiri dari berbagai unsur, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) organisasi masyarakat, aparat desa, wartawan, maupun masyarakat itu sendiri.

Baca juga: Laboratorium Sejumlah SMA di Bireuen Rusak Akibat Banjir, Ini Langkah Dilakukan Cabdin

"Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar bagi kita untuk menghasilkan data yang benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami memahami waktu pelaksanaan yang diberikan, yaitu selama kurang lebih 6 hari, merupakan waktu cukup singkat dibandingkan dengan jumlah data yang harus diselesaikan," terangnya.

"Namun saya yakin, dengan semangat kebersamaan, kerja keras, niat tulus untuk membantu masyarakat, tugas ini dapat kita laksanakan dengan baik. Saya ingin menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk menghadirkan keadilan dan kepedulian bagi masyarakat kita," pungkas Bupati Mukhlis. (Kbr).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved