Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

Cegah Campak, 15.128 Tenaga Medis di Aceh Divaksinasi

penyuntikan vaksin kepada para tenaga medis itu dilakukan berdasarkan SE Nomor HK.02.02/C/1837/2026 yang pemberian vaksinasi Campak-Rubela

Editor: mufti
for serambinews/SERAMBI/INDRA WIJAYA
VAKSINASI NAKES - Petugas memvaksinasi Campak-Rubela (MR) untuk tenaga medis, nakes, dan dokter saat launching perdana di Aula Multazam RSUDZA, Banda Aceh, Rabu (22/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh bersama Dinas Kesehatan Aceh mulai memvaksinasi campak kepada para tenaga medis (Named), tenaga kesehatan (Nakes) dan para dokter
  • Tenaga kesehatan menjadi salah satu kelompok rentan tertularnya penyakit campak dari pasien
  • Adapun sasaran tenaga kesehatan untuk pemberian imunisasi MR Named dan Nakes di Aceh sebanyak 15.125 orang

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh bersama Dinas Kesehatan Aceh mulai memvaksinasi campak kepada para tenaga medis (Named), tenaga kesehatan (Nakes) dan para dokter. Vaksinasi campak itu dilakukan perdana di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dokter Zainoel Abidin, Banda Aceh,  Rabu (22/4/2026).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus SKM MKes, mengatakan, penyuntikan vaksin kepada para tenaga medis itu dilakukan berdasarkan SE Nomor HK.02.02/C/1837/2026 yang mewajibkan pemberian vaksinasi Campak-Rubela (MR) bagi tenaga medis, nakes, dan dokter internsip sebagai booster di fasilitas kesehatan.

“Dengan vaksinasi ini diharapkan para tenaga kesehatan mendapat imun lebih saat menjalankan tugas,” katanya. Hal itu juga sebagai upaya untuk menghindari para tenaga medis tertular penyakit campak  dari pasien. Terlebih Aceh menjadi salah satu daerah dengan kasus campak paling tinggi.

Sebab, tenaga kesehatan menjadi salah satu kelompok rentan tertularnya penyakit campak dari pasien. Hal ini karena mereka dapat melayani pasien lebih dari delapan jam. Selain itu, vaksinasi ini juga diharapkan dapat menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat dan pasien, tentang penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“Khususnya bidan desa, teman-teman nakes di Puskesmas yang menjadi garda terdepan,” ujarnya.

Adapun sasaran tenaga kesehatan untuk pemberian imunisasi MR Named dan Nakes di Aceh sebanyak 15.125 orang. Mereka terdiri dari Name 2.916, Nakes 11.943 orang, dokter umum internship 239 orang dan dokter gigi internship sebanyak 30 orang.

“Kasus campak di Aceh masih ditemukan, dan statusnya bisa KLB. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintah, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Drs Syakir, M.Si, mengatakan, vaksinasi terhadap tenaga kesehatan itu merupakan upaya dari Pemerintah Aceh dan Dinkes untuk memberikan perlindungan kepada tenaga medis.

Diharapkan kegiatan tersebut dapat diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan segera. Hal itu menyusul kasus campak yang meningkat, dan capaian imunisasi yang masih terbilang rendah. “Harus ada dorongan dan sinergi bersama, khususnya nakes untuk dilakukan imunisasi,” tutupnya.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved