Sabtu, 25 April 2026

Berita Bireuen

Terkait Pendataan Korban Banjir, Keuchik di Peudada Dipanggil ke Kantor Camat

Berdasarkan data sementara, banjir yang terjadi pada akhir November lalu berdampak pada 29 gampong dari total 52 desa di Peudada.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
GELAR PERTEMUAN - Seluruh Keuchik di Kecamatan Peudada, Bireuen dan unsur lainnya, Jumat (24/4/2026) mengikuti pertemuan mendengar penjelasan BNPB terkait dana stimulan dan BPBD Bireuen terkait teknis pendataan tahap dua korban banjir, pertemuan berlangsung di kantor camat Peudada. 

Ringkasan Berita:
  • Seluruh keuchik dan tuha peut dari desa-desa terdampak banjir di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, dipanggil ke Kantor Camat Peudada pada Jumat (24/4/2026).
  • Camat Peudada, Erry Seprinaldi SSTP, S.Sos, M.Si, mengatakan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait dana stimulan serta pendataan korban banjir tahap kedua
  • Tim dari BPBD Bireuen juga memberikan penjelasan mengenai teknis verifikasi tahap kedua

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Seluruh keuchik dan tuha peut dari desa-desa terdampak banjir di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, dipanggil ke Kantor Camat Peudada pada Jumat (24/4/2026).

Camat Peudada, Erry Seprinaldi SSTP, S.Sos, M.Si, mengatakan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait dana stimulan serta pendataan korban banjir tahap kedua.

“Tim dari BNPB hadir di Peudada untuk menjelaskan teknis pendataan dan pencairan dana stimulan bagi rumah rusak ringan dan rusak sedang, khususnya bagi penerima yang telah diverifikasi pada tahap pertama,” ujarnya.

Selain itu, tim dari BPBD Bireuen juga memberikan penjelasan mengenai teknis verifikasi tahap kedua, khususnya untuk rumah terdampak banjir yang belum masuk dalam verifikasi tahap pertama.

Berdasarkan data sementara, banjir yang terjadi pada akhir November lalu berdampak pada 29 gampong dari total 52 desa di Peudada.

Adapun rincian kerusakan meliputi:

-Rumah rusak ringan: 2.952 unit

-Rumah rusak sedang: 175 unit

-Rumah rusak berat: 85 unit

-Rumah hilang: 11 unit

Total keseluruhan mencapai 3.244 unit rumah terdampak.

Baca juga: Bupati Bireuen Tegaskan Pendataan Rumah Rusak Harus Akurat dan Adil

Dalam pertemuan tersebut turut hadir tim dari BNPB, BPBD Bireuen, Kapolsek, Danramil beserta anggotanya, keuchik, tuha peut, serta perwakilan penerima bantuan stimulan.

Camat menambahkan bahwa tim verifikasi akan mulai turun ke lapangan pada Senin (27/4/2026) dan bekerja selama enam hari.

“Diharapkan para korban banjir berada di tempat saat tim turun, serta didampingi oleh keuchik dan tuha peut gampong,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya korban banjir, untuk memberikan keterangan yang sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Apabila keterangan yang diberikan tidak sesuai, maka harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved