Berita Banda Aceh
Pemuda Muhammadiyah Desak KKP Tanggapi Permintaan Mualem soal Pengerukan Kuala di Aceh
Karena itu, PWPM Aceh mendesak agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap penanganan muara yang disampaikan Mualem.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindaklanjuti permintaan Gubernur Aceh terkait pengerukan muara atau kuala yang mengalami pendangkalan di sejumlah wilayah Aceh.
- Menurut Sekretaris PWPM Aceh, Arif Pribadi, pengerukan muara menjadi kebutuhan mendesak saat ini karena sudah dangkal pascabencana banjir.
- Apalagi, sebagian besar masyarakat pesisir Aceh menggantungkan hidup mereka dari kelautan dan perikanan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindaklanjuti permintaan Gubernur Aceh terkait pengerukan muara atau kuala yang mengalami pendangkalan di sejumlah wilayah Aceh.
"Kita minta KKP respek terhadap permintaan Gubernur Aceh soal pengerukan muara dangkal, ini penting untuk membantu nelayan serta mencegah banjir berulang di Aceh," kata Sekretaris PWPM Aceh, Arif Pribadi, dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Menurut Arif, pengerukan muara menjadi kebutuhan mendesak saat ini karena sudah dangkal pascabencana banjir. Apalagi, sebagian besar masyarakat pesisir Aceh menggantungkan hidup mereka dari kelautan dan perikanan.
“Melaut adalah salah satu mata pencaharian utama masyarakat Aceh. Ketika akses keluar masuk perairan terganggu akibat muara dangkal, tentu ini akan berdampak langsung terhadap ekonomi rakyat di pesisir,” ujarnya.
Karena itu, kata Arif, PWPM Aceh mendesak agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap penanganan muara yang disampaikan Mualem.
Baca juga: Menhan Pantau Pengerukan Muara Sungai Tamiang, Kebut Pembukaan Jalur Ekonomi Rakyat
Ia juga menambahkan, bahwa pendangkalan muara tidak hanya berdampak terhadap aktivitas ekonomi nelayan, tetapi juga berkontribusi meningkatnya risiko bencana banjir, terutama di kawasan yang kerap terjadi luapan.
Penyempitan dan pendangkalan bibir kuala menjadi masalah serius bagi nelayan, terlebih di wilayah rawan banjir. Maka dari itu, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut, KKP harus segera menindaklanjutinya.
"Langkah konkret dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan Aceh, baik melalui program pengerukan muara, perizinan maupun kebijakan strategis lainnya untuk mendukung ekonomi nelayan serta pesisir mengurangi risiko bencana banjir di Aceh," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem meminta pemerintah pusat dalam hal ini KKP mempercepat penanganan kuala di sejumlah daerah di Aceh yang mulai dangkal guna mencegah terjadinya banjir berulang.
Bahkan, akibat dangkalnya muara, tanah-tanah kosong di sekitar bakal ikut menjadi kuala akibat luapan. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tamiang dan Aceh Utara.
Menurut Mualem, kondisi ini juga telah berdampak pada aktivitas nelayan yang harus menunggu air pasang untuk melaut. Sehingga mereka kesulitan mencari nafkah.
"Seperti harapan kita, jika kuala-kuala yang di tepi laut tidak kita benahi, ini satu masalah. Kalau kita tidak benahi dengan sempurna, ini jadi satu ancaman (bencana banjir). Yang fatal adalah bagi nelayan. Mereka menunggu air pasang surut, untuk mencari ikan, mencari nafkah," katanya.
Sejauh ini, pemerintah Aceh juga telah berupaya keras mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk melakukan pengerukan kuala, tetapi belum mendapatkan respon positif.
| Suasana Haru Sambut 37 PMI Aceh Dideportasi Usai Jalani Hukuman di Malaysia |
|
|---|
| DSI Banda Aceh Pasang Pamflet Sosialisasi Syariat Islam di Lapangan Jasdam IM |
|
|---|
| Kasus Live TikTok Asusila, Satpol PP-WH Banda Aceh Limpahkan Pasangan Pelanggar Syariat ke Jaksa |
|
|---|
| Buka BAA Talks, Sekda Aceh Dorong Sinergi Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Muda |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Dampingi Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak di Aceh Tamiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sekretaris-PWPM-Aceh-Arif-Pribadi-desak-Kementerian-KKP.jpg)