Senin, 27 April 2026

Haji 2026

Jamaah Haji Aceh Diimbau Jaga Kesehatan dan Matangkan Manasik

kesiapan fisik dan penguasaan tata cara ibadah haji menjadi kunci utama agar jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
DIPEUSIJUK - Pengadilan Negeri Banda Aceh menggelar zikir, shalawat, dan doa bersama dalam rangka pelepasan calon jamaah haji tahun 2026, Jumat (24/4/2026), di Aula Cut Meutia. 

Ringkasan Berita:Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal mengimbau jamaah haji Aceh menjaga kesehatan dan mematangkan manasik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
 
Sebanyak 5.502 jamaah dijadwalkan masuk asrama mulai 5 Mei dan diberangkatkan bertahap ke Jeddah dengan dukungan petugas lintas sektor.
 
Kesiapan fisik, istirahat cukup di asrama, dan pelayanan maksimal petugas diharapkan memastikan ibadah haji berjalan lancar hingga fase Armuzna.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengimbau jamaah haji asal Aceh agar menjaga kesehatan serta mematangkan pemahaman manasik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Arijal menegaskan, kesiapan fisik dan penguasaan tata cara ibadah haji menjadi kunci utama agar jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk. 

“Jamaah diharapkan benar-benar menjaga kondisi tubuh serta memahami manasik haji dengan baik, sehingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci dapat berjalan optimal,” ujar Arijal, Senin (27/4/2026).

Selain itu, Arijal juga mengingatkan keluarga atau kerabat jamaah agar tidak mengganggu waktu istirahat selama berada di asrama haji. 

Baca juga: Calon Jamaah Haji Bireuen Dipeusijuk, Bupati Mukhlis Sampaikan Pesan Kesehatan dan Ibadah

Menurutnya, suasana yang kondusif sangat dibutuhkan agar jamaah dapat fokus mempersiapkan diri sebelum keberangkatan. 

“Saat sudah di Asrama Haji, kami berharap keluarga tidak lagi mengganggu atau membuat aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi jemaah. Berikan mereka kesempatan untuk beristirahat dengan cukup,” tambahnya.

Sebelumnya, Arijal menjelaskan, jamaah haji Embarkasi Aceh dijadwalkan mulai masuk asrama pada 5 Mei 2025 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 6 Mei.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan terbaik. Seluruh petugas embarkasi diminta bekerja maksimal dan penuh dedikasi dalam melayani jemaah.

Baca juga: Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur di Sumbagut, untuk Dukung Penerbangan Haji 2026

“Segala persiapan harus sudah rampung sebelum jemaah masuk asrama. Petugas harus siap memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah,” tegasnya.

Meraih haji yang mabrur

Menurutnya, dengan persiapan yang matang dari seluruh pihak, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat meraih haji yang mabrur.

Arijal juga menjelaskan, pihaknya telah melantik pendukung Petugas Haji embarkasi Aceh, dan juga telah melakukan rapat koordinasi  dengan panitia lintas sektor untuk sinergitas. 

Diketahui, tahun ini jumlah jamaah haji Aceh mencapai 5.502 orang, termasuk petugas. 

Kloter pertama masuk dalam gelombang awal, sementara kloter berikutnya tergabung dalam gelombang kedua dengan rute penerbangan menuju Jeddah. 

Seluruh skema ini dirancang untuk memastikan kelancaran pergerakan jamaah, terutama dalam menghadapi fase krusial ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca juga: Update Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini 27 April 2026, Naik atau Turun per Mayam?

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved