Selasa, 28 April 2026

Kabar Bireuen

Pemkab Bireuen Bersama Forkopimda Raih Penghargaan dari Kanwil Kemenag Aceh

Pemkab Bireuen bersama Forkopimda menerima penghargaan dari Kanwil Kemenag Aceh pada peringatan Hardiknas.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PENGHARGAAN KEMENAG ACEH - Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST bersama Forkopimda dan pejabat terkait menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Selasa (28/4/2026), di Gedung Hj Fauziah Convention Hall, Cot Gapu Bireuen. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Bireuen bersama Forkopimda menerima penghargaan dari Kanwil Kemenag Aceh pada peringatan Hardiknas.
  • Penghargaan diberikan atas dukungan penuh terhadap pendidikan, termasuk lahan wakaf produktif dan menjaga kerukunan.
  • Bupati Mukhlis menekankan pentingnya madrasah mencetak generasi emas, serta apresiasi bagi guru berprestasi yang berdedikasi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh. 

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Hj Fauziah Convention Hall, Selasa (28/4/2026) pagi.

Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari, MSi menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, SESos, Mhan, MSc, Wakapolres Kompol Mujibussalim, Kajari Yarnes, SH, MH, Ketua Mahkamah Syar’iyah, M Syauqi, SHI, SH, MH, Kepala BPN, Anny Setiawati, serta perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Bireuen, Dr H Zulkifli, SAg menegaskan, penghargaan ini diberikan atas dukungan penuh Pemkab dalam pengembangan pendidikan, mulai dari alokasi lahan wakaf produktif hingga penanganan cepat pasca bencana.

Forkopimda juga dinilai berperan strategis menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan umat beragama sehingga program pendidikan dapat berjalan dengan baik.

Bupati Mukhlis menekankan pentingnya peran madrasah dalam mencetak generasi emas Bireuen.

Ia menyebut, anak-anak yang kini duduk di bangku madrasah akan menjadi pemimpin daerah 20 tahun mendatang.

Bupati juga mengapresiasi program Kemenag seperti penanaman 1.000 pohon di tanah wakaf produktif, pengembangan madrasah digital, serta madrasah unggul terintegrasi.

Baca juga: Pemkab Bireuen Gelar Musrenbang RKPK Tahun 2027, Ini Prioritasnya

Menurutnya, program tersebut akan membawa perubahan positif bagi masa depan pendidikan di Bireuen.

Selain Pemkab dan Forkopimda, penghargaan juga diberikan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi.

Bupati menegaskan, bahwa di balik setiap siswa berprestasi selalu ada guru yang berdedikasi, rela berkorban waktu, dan tidak pernah menyerah meski tantangan berat.

“Penghargaan ini adalah cerminan dari ribuan jam dedikasi yang tidak ternilai. Jadikan penghargaan ini sebagai bahan bakar untuk melangkah lebih jauh,” ujar Bupati Mukhlis.

Pemberian penghargaan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga peradilan, dan dunia pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berdaya saing.

Momentum Hardiknas di Bireuen pun menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas sekolah atau guru semata.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved