Abdya
22 Pramuka Garuda Resmi Dilantik, Ketua Mabisaka Bhayangkara: Ini Bukan Garis Finish
Sebanyak 22 anggota Pramuka Kwartir Cabang Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dilantik sebagai Pramuka Garuda, pada penutupan Jambore Cabang...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 22 anggota Pramuka Abdya dilantik sebagai Pramuka Garuda pada penutupan Jambore Cabang ke-5.
- Mereka terdiri dari 6 Penegak dan 16 Penggalang yang telah lulus uji kelayakan.
- Gelar Pramuka Garuda diharapkan menjadi awal pengabdian dan teladan di masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebanyak 22 anggota Pramuka Kwartir Cabang Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dilantik sebagai Pramuka Garuda, pada penutupan Jambore Cabang ke-5 Tahun 2026, di Bumi Perkemahan Babah Lhung Scout, Kecamatan Blangpidie, kabupaten setempat, Selasa (28/3/2026).
Prosesi pelantikan ini menjadi puncak rangkaian Jamcab ke-5 yang digelar oleh Kwarcab Abdya.
Sebanyak 6 Pramuka Penegak Garuda dan 16 Pramuka Penggalang Garuda berhasil melewati proses panjang dan dinyatakan lulus uji kelayakan.
Penyematan Tanda Pramuka Garuda dilakukan langsung oleh Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK selaku pembina upacara, yang disaksikan ratusan peserta jambore, para pembina, dan unsur Mabicab.
Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto selaku Ka Mabisaka Bhayangkara mengatakan, Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan.
"Untuk mencapainya, seorang anggota wajib menuntaskan syarat kecakapan umum tingkat terakhir, memiliki minimal 10 tanda kecakapan khusus, serta lulus uji di hadapan tim penguji," kata Agus.
Tidak hanya itu, sebut Agus, calon garuda juga harus membuktikan pengabdiannya melalui aksi nyata di masyarakat dan mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat, guru, serta orang tua.
Baca juga: VIDEO Kapolres Aceh Barat Daya Tutup Jambore Pramuka Abdya
Ia menegaskan bahwa gelar garuda bukan sekadar lencana di dada.
“Anak-anakku sekalian, hari ini kalian dilantik sebagai Pramuka Garuda. Ini bukan garis finish. Ini justru garis start untuk pengabdian yang lebih besar. Masyarakat akan melihat kalian sebagai teladan. Jaga sikap, jaga karya. Tunjukkan bahwa Pramuka Garuda Abdya itu disiplin, peduli, dan siap memimpin,” ucap Agus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina gudep yang telah mendampingi proses panjang para calon Garuda.
“Tanpa kesabaran dan keikhlasan Kakak Pembina, tidak akan lahir Garuda-Garuda baru hari ini. Terima kasih sudah jadi teladan bergerak,” tambahnya.
Salah satu Penegak Garuda yang dilantik, siswa dari Jabalnurjadid, mengaku tidak menyangka bisa sampai di titik ini.
“Prosesnya hampir 2 tahun. Dari bakti sosial, tekpram, sampai uji pionering. Capek, tapi pas dipanggil ke depan tadi rasanya semua terbayar. Ini amanah,” ucapnya.
Kwarcab menargetkan setiap gudep minimal memiliki 1 Pramuka Garuda dalam 2 tahun ke depan sebagai motor penggerak pembinaan di pangkalan masing-masing. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Agus-Sulistianto-sematkan-tanda-keanggotaan-kepada-anggota-Pramuka-2026.jpg)