Senin, 4 Mei 2026

Berita Abdya

Pemkab Abdya dan PERTI Sepakat Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Kegiatan temu ramah dalam rangka Milad ke-98 PERTI itu berlangsung di aula Pendopo Bupati Abdya, Sabtu (2/5/2026).

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
MILAD KE-98 PERTI - Plt Sekda Aceh Barat Daya (Abdya) Amrizal foto bersama pengurus PERTI kabupaten setempat, dalam kegiatan temu ramah di Pendopo Bupati Abdya, Sabtu (2/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Abdya menggelar temu ramah dengan PC PERTI Abdya dalam rangka Milad ke-98 PERTI di Pendopo Bupati Abdya, Sabtu (2/5/2026).
  • Plt Sekda Abdya Amrizal menyebut PERTI berperan penting menjaga nilai keislaman, pendidikan, dan pembentukan karakter masyarakat melalui dayah serta lembaga pendidikan.
  • Pemkab Abdya menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan PERTI guna membangun daerah yang maju, religius, dan berdaya saing menuju satu abad pengabdian organisasi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar temu ramah dengan Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) kabupaten setempat.

Kegiatan temu ramah dalam rangka Milad ke-98 PERTI itu berlangsung di aula Pendopo Bupati Abdya, Sabtu (2/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, ikut hadir Plt Sekda Abdya Amrizal beserta pejabat Setdakab, dan Ketua PC PERTI Abdya, Abu Muda Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly, serta pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Amrizal, mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar temu ramah, bukan hanya pertemuan formal antara pemerintah dan organisasi PERTI, tetapi ini adalah pertemuan batin, pertemuan antara sejarah, nilai, dan harapan. 

"Di ruangan ini, kita tidak hanya membawa identitas jabatan, tetapi juga membawa tanggung jawab sebagai pewaris perjuangan, sebagai penjaga tradisi, dan sebagai pelanjut cita-cita besar umat," ucap Amrizal.

Ia menyebutkan, Milad ke-98 PERTI bukan hanya sekadar angka yang bertambah.

Baca juga: Saat Mandi Bersama Teman-temannya, Remaja di Abdya Hilang Terseret Arus Sungai Manggeng

Tetapi juga perjalanan panjang yang ditempa oleh waktu, diuji oleh perubahan, dan diperkokoh oleh keikhlasan para ulama dan tokoh-tokoh terdahulu. 

"PERTI telah menjadi bagian dari denyut kehidupan umat, menjadi penjaga nilai-nilai keislaman, sekaligus menjadi pilar dalam membangun pendidikan dan karakter masyarakat," ujarnya.

Tema yang diusung dalam Milad kali ini yaitu, “Menggenggam Erat Tradisi, Melangkah Menuju Masa Depan, dalam Menyongsong Satu Abad PERTI,” kata Amrizal, adalah refleksi yang sangat dalam. 

"Kita diajak untuk tidak tercabut dari akar, namun juga tidak terjebak dalam masa lalu.

Tradisi harus kita genggam, tetapi masa depan harus kita songsong dengan keberanian, dengan inovasi, dan dengan kesiapan menghadapi perubahan zaman," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Abdya, sebut Amrizal, menyadari betul bahwa pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada aspek gedung megah ataupun infrastruktur semata.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan di Abdya Masih Bertahan, Segini Pasaran 2 Mei 2026

Namun, tambahnya, pembangunan sejati adalah pembangunan manusia, pembangunan akhlak, ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai spiritual. 

"Dalam hal ini, PERTI memiliki peran yang sangat strategis. Dayah-dayah, majelis taklim, dan lembaga pendidikan yang bernaung di bawah PERTI telah menjadi benteng moral masyarakat," ungkapnya.

"Dari sana lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan kokoh dalam akhlaknya. Inilah kekuatan yang harus terus kita jaga dan kita kembangkan bersama," tambah Amrizal.

Silaturahmi ini, kata Amrizal, hendaknya menjadi ruang untuk mempererat sinergi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan organisasi keagamaan juga tidak bisa berdiri sendiri dalam menghadapi tantangan zaman. 

"Kita membutuhkan kolaborasi yang tulus, komunikasi yang terbuka, dan komitmen yang kuat untuk bersama-sama membangun Abdya yang lebih maju, religius, dan berdaya saing," tuturnya.

Ia meyakini, ketika ulama dan umara berjalan seiring, ketika nilai dan kebijakan saling menguatkan, maka setiap langkah pembangunan akan membawa keberkahan. 

Baca juga: Tasyakuran Milad Ke-98, Pimpinan PERTI Abdya Ziarahi Makam Para Ulama

"Bukan hanya kemajuan yang kita capai, tetapi juga ketenangan dan kesejahteraan yang dirasakan oleh masyarakat," imbuhnya.

Menjelang satu abad PERTI, kata Amrizal, tentu harapannya semakin besar. 

"Kita ingin melihat PERTI semakin kokoh, semakin adaptif, dan semakin memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Abdya, tegas Amrizal, siap untuk terus bersinergi, membuka ruang kolaborasi, dan mendukung setiap program yang sejalan dengan pembangunan daerah dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Melalui momentum Milad ke-98 ini, ia mengajak  untuk menjadikan silaturahmi ini bukan hanya sebagai pertemuan sesaat, tetapi sebagai awal dari langkah bersama yang lebih kuat ke depan. 

"Mari kita jaga kebersamaan ini, kita rawat semangat persatuan, dan kita perkuat komitmen untuk terus berkontribusi bagi daerah yang kita cintai ini," ajak Amrizal.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Abdya, sebutnya, mengucapkan “Selamat Milad ke-98 Persatuan Tarbiyah Islamiyah, semoga PERTI senantiasa istiqamah dalam menjaga tradisi, menguatkan peran keumatan, dan melangkah pasti menuju satu abad pengabdian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved