Berita Aceh Barat Daya
Jasad Remaja Abdya Ditemukan 8 Kilometer dari Lokasi, Tersangkut di Tumpukan Kayu dan Bambu
Ketua Tagana Abdya, Pardianto, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi miring dan tersangkut di tumpukan kayu serta bambu di tengah sungai.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Upaya pencarian terhadap Reza (12), remaja asal Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akhirnya berakhir.
- Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Krueng Manggeng, Minggu (3/5/2026).
- Setelah dilakukan penyisiran selama 18 jam, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh tim gabungan.
- Saat ditemukan, kondisi korban tersangkut di tumpukan kayu dan bambu di tengah sungai, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Upaya pencarian terhadap Reza (12), remaja asal Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akhirnya berakhir.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Krueng Manggeng, Minggu (3/5/2026).
Setelah dilakukan penyisiran selama 18 jam, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh tim gabungan.
Saat ditemukan, kondisi korban tersangkut di tumpukan kayu dan bambu di tengah sungai, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Sebelumnya, Reza dilaporkan hanyut terseret arus pada Sabtu sore, 2 Mei 2026, saat mandi di area bendungan Paya Itek, Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Abdya saat melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.
Baca juga: Remaja Abdya Terseret Arus Sungai Krueng Manggeng Ditemukan Meninggal Dunia
Ketua Tagana Abdya, Pardianto, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi miring dan tersangkut di tumpukan kayu serta bambu di tengah sungai.
“Korban ditemukan dalam posisi miring, tersangkut di tumpukan kayu dan bambu yang berada di tengah sungai. Begitu terlihat, tim langsung turun ke air untuk melakukan evakuasi,” ujar Pardianto.
Ia menambahkan, lokasi penemuan korban tergolong cukup jauh dari titik awal kejadian, yakni di Bendungan Intake Krueng Manggeng, dengan perkiraan jarak mencapai 8 kilometer.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Maimun Sabri, menyatakan bahwa operasi pencarian resmi ditutup setelah korban ditemukan.
Pihaknya juga menyampaikan duka mendalam serta apresiasi kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim gabungan dan seluruh warga yang telah berjibaku tanpa kenal lelah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan,” ujar Mukhsin.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Gampong Suka Damai untuk proses pemakaman.
| Listrik di Seluruh Wilayah Abdya Sudah Menyala 100 Persen |
|
|---|
| 8 Atlet IPSI Abdya Lolos ke PORA 2026 |
|
|---|
| Bawa Lari Anak Di Bawah Umur, Polres Abdya Ringkus Pemuda Nias, Korban Dinikahkan Secara Nasrani |
|
|---|
| Persediaan Hewan Ternak Meugang Idul Adha di Abdya Capai 386 Ekor |
|
|---|
| Seluruh JCH Abdya Sudah Berangkat ke Tanah Suci, Diperkirakan Tiba Siang Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Anggota-Tagana-Aceh-Barat-Daya-Abdya-evakuasi-korban-terseret-arus.jpg)